Rajagaluh (KEMENAG) — Murid kelas X.1 MAN 2 Majalengka mengikuti pembelajaran Ekonomi bersama Cicih Wikarsih, S.Pd., Rabu (23/9/2026), dengan materi menghitung biaya produksi. Pembelajaran diarahkan untuk membantu murid memahami komponen biaya yang diperlukan dalam proses menghasilkan barang atau jasa serta cara menghitungnya secara tepat.
Dalam kegiatan pembelajaran, murid mempelajari bahwa biaya produksi merupakan seluruh pengeluaran yang dikeluarkan oleh produsen untuk menghasilkan barang atau jasa. Biaya tersebut dapat meliputi biaya bahan baku, tenaga kerja, listrik, transportasi, penyusutan peralatan, hingga biaya lain yang berkaitan dengan kegiatan produksi.
Murid juga memahami perbedaan biaya tetap (fixed cost) dan biaya variabel (variable cost). Biaya tetap merupakan biaya yang relatif tidak berubah meskipun jumlah produksi mengalami perubahan, sedangkan biaya variabel berubah mengikuti jumlah barang atau jasa yang diproduksi.
Untuk mengetahui total biaya produksi, biaya tetap dan biaya variabel dapat dijumlahkan. Pemahaman tersebut kemudian diterapkan melalui latihan perhitungan sehingga murid tidak hanya menguasai konsep, tetapi juga mampu menggunakan rumus dan data dalam menyelesaikan persoalan ekonomi.
Cicih menjelaskan bahwa kemampuan menghitung biaya produksi penting bagi murid karena berkaitan erat dengan aktivitas ekonomi yang ada dalam kehidupan sehari-hari.
“Murid perlu memahami bagaimana suatu produk memiliki biaya untuk dihasilkan. Dengan latihan menghitung biaya produksi, mereka belajar melihat hubungan antara jumlah produksi, biaya yang dikeluarkan, dan pengambilan keputusan dalam kegiatan usaha,” ungkap Cicih.
Cicih menambahkan bahwa pembelajaran dilakukan agar murid terbiasa menggunakan data dan perhitungan dalam memahami persoalan ekonomi.
“Saya berharap murid tidak hanya hafal rumus, tetapi mampu memahami dari mana biaya tersebut berasal dan menggunakannya untuk menganalisis suatu kegiatan produksi secara tepat,” tambah Cicih.
Melalui pembelajaran ini, murid X.1 tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai konsep biaya produksi, tetapi juga dilatih untuk berpikir logis, teliti, dan analitis dalam membaca persoalan ekonomi. Kemampuan tersebut menjadi bekal untuk memahami bagaimana kegiatan produksi berlangsung dalam dunia usaha dan kehidupan sehari-hari.
Kontributor: Reni Tania Nurmala


Komentar