Berita Daerah

Bedah Makna Al-Fatihah dalam Tiga Bahasa, MTsN 12 Majalengka Mantapkan Pembiasaan Bilingual

Rajagaluh (KEMENAG) – Menjelang akhir pekan, semangat para siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 12 Majalengka dalam menuntut ilmu tak sedikit pun memudar. Pada Kamis (3/9/2026) pagi, lapangan utama madrasah kembali menjadi pusat kegiatan edukatif dan spiritual yang inspiratif. Kali ini, rutinitas pembiasaan Bilingual (Dwi Bahasa) diisi dengan agenda khusus yang sangat mendalam, yakni Bedah Surat Al-Fatihah menggunakan pengantar tiga bahasa sekaligus: Indonesia, Inggris, dan Arab.

Program pembiasaan kebahasaan ini telah berjalan secara konsisten selama beberapa minggu terakhir dan sukses menjadi primadona baru di madrasah. Pelaksanaannya pun terstruktur dengan sangat apik, di mana kegiatan bilingual ini selalu digelar usai seluruh peserta didik merampungkan rutinitas spiritual mereka, yakni pembiasaan ngaji bersama dan salat Dhuha berjemaah.

Harmoni antara kekhusyukan ibadah pagi dan dinamika pembelajaran bahasa asing ini menciptakan atmosfer madrasah yang sangat positif. Setelah menenangkan hati lewat zikir dan doa, para siswa diajak untuk langsung mengasah kecerdasan kognitif dan linguistik mereka di bawah hangatnya sinar matahari pagi.

Kegiatan bedah Surat Al-Fatihah ini dipandu langsung secara interaktif oleh Ibu Cicih, atau yang lebih akrab disapa oleh para siswa dengan panggilan kesayangan, Mrs. Moon. Menggunakan metode yang menyenangkan dan mudah dipahami, Mrs. Moon mengajak ratusan siswa untuk membedah ayat demi ayat dari Ummul Qur’an (induk Al-Qur’an) tersebut, tidak hanya dari segi terjemahan bahasa Indonesianya, tetapi juga padanan maknanya dalam bahasa Inggris dan bahasa Arab.

Para siswa tampak antusias mempraktikkan pelafalan (pronunciation) bahasa Inggris sekaligus memperkaya mufrodat (kosakata) bahasa Arab dari setiap ayat Al-Fatihah yang dibahas.

Panitia Pastikan Kesiapan Jelang Perkemahan

Melihat keaktifan dan semangat anak didiknya di lapangan, Mrs. Moon memberikan apresiasi tinggi sekaligus menitipkan pesan dan rekomendasi yang sangat bermakna.

“Surah Al-Fatihah adalah jantungnya Al-Qur’an dan bacaan wajib dalam setiap rakaat salat kita. Dengan membedah maknanya menggunakan bahasa Indonesia, Inggris, dan Arab, kita tidak hanya sedang belajar bahasa asing, tetapi juga sedang meresapi kandungan doanya secara lebih universal. Dengan memahami apa yang kita baca, insyaallah ibadah salat kalian akan jauh lebih khusyuk,” tuturnya memberikan pencerahan rohani sekaligus motivasi belajar.

Inovasi pembelajaran yang memadukan literasi kitab suci dengan kecakapan linguistik global ini semakin mengukuhkan eksistensi MTsN 12 Majalengka sebagai lembaga pendidikan yang visioner. Melalui program pembiasaan pagi yang holistik ini, madrasah optimis mampu melahirkan generasi penerus yang paripurna—pelajar yang lisan dan pikirannya tangguh menembus pergaulan dunia melalui penguasaan bahasa asing, namun hatinya senantiasa tertambat pada keagungan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Teruslah bersinar, tunas-tunas kebanggaan madrasah!

Kontributor: Mohammad Rega Permana

Jaga Kesehatan dan Stamina Selama Perkemahan, MTsN 13 Majalengka Matangkan Logistik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *