Rajagaluh (KEMENAG) — Murid kelas XII.2 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Majalengka mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia dengan fokus materi menulis teks prosedur pada Kamis (1/10/2026). Kegiatan yang dibimbing langsung oleh guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, Sri Umiroh, S.Pd., ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan murid dalam menyusun petunjuk atau tahapan kegiatan secara sistematis, jelas, dan mudah dipahami.
Dalam kegiatan pembelajaran tersebut, para murid mendalami struktur utama teks prosedur yang mencakup formulasi tujuan, rincian alat dan bahan, hingga penyusunan langkah-langkah kerja. Penekanan diberikan pada penyusunan tahapan secara runtut guna mengeliminasi potensi kebingungan bagi para pembaca.
Selain penguasaan struktur, murid juga dipandu untuk memahami ciri kebahasaan khas teks prosedur. Hal ini meliputi penerapan kata kerja imperatif (kalimat perintah), konjungsi temporal (kata penghubung urutan), serta keterangan cara, waktu, dan tempat. Penggunaan bahasa yang efektif menjadi fokus krusial agar seluruh instruksi dapat ditangkap secara presisi.
Pada sesi praktik menulis, murid diarahkan untuk memilih ragam aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sebagai substansi penyusunan teks. Bahan tersebut kemudian dikembangkan menjadi naskah yang runtut dengan mengedepankan ketepatan tata bahasa dan kelengkapan informasi.
Guru pembimbing, Sri Umiroh, S.Pd., menegaskan bahwa penyusunan teks prosedur memerlukan ketelitian tinggi dalam menata tiap tingkatan proses.
“Teks prosedur harus dibuat secara runtut dan jelas. Murid perlu memastikan setiap langkah dapat dipahami pembaca sehingga tujuan dari teks tersebut benar-benar tercapai,” ujar Sri.
Ia menambahkan, penguasaan keterampilan menulis teks prosedur memiliki daya guna yang luas dalam kehidupan bermasyarakat.
“Saya berharap murid tidak hanya mampu menulis teks prosedur untuk memenuhi tugas pembelajaran, tetapi juga dapat menerapkan keterampilan ini dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan menyampaikan petunjuk secara jelas merupakan bagian dari keterampilan berkomunikasi,” tambahnya.
Melalui pembelajaran ini, murid kelas XII.2 diharapkan semakin terampil menyusun teks yang sistematis, menggunakan bahasa yang efektif, serta menyampaikan informasi secara terstruktur. Penguasaan materi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kemampuan literasi dan komunikasi murid secara berkelanjutan.
Kontributor: Reni Tania Nurmala


Komentar