Jatitujuh (KEMENAG) — Kiprah membanggakan kembali ditorehkan alumni MTsN 7 Majalengka. Ferdinandh Karnavian, putra asal Desa Biyawak, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, berhasil mewujudkan cita-citanya menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan kini menjalankan tugas pengabdian di Papua.
Kabar tersebut disampaikan Ferdinandh Karnavian saat dihubungi melalui WhatsApp pada Jumat (21/8/2026). Kesuksesan yang diraihnya menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga, almamater, serta masyarakat Desa Biyawak dan Kecamatan Jatitujuh.
Sebagai alumni MTsN 7 Majalengka, perjalanan Ferdinandh menjadi gambaran bahwa pendidikan di madrasah dapat menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat meraih cita-cita.
Dalam keterangannya, Ferdinandh menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Ia juga mengungkapkan bahwa perjalanan menjadi seorang prajurit membutuhkan proses, kedisiplinan, kerja keras, serta dukungan dari berbagai pihak.
“Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari TNI dan mengabdi kepada bangsa dan negara. Semua ini tentu tidak terlepas dari doa dan dukungan orang tua, keluarga, guru-guru, serta perjuangan yang harus dijalani dengan disiplin dan sungguh-sungguh,” ujar Ferdinandh Karnavian saat dihubungi melalui WhatsApp.
Ia juga mengaku bangga pernah menempuh pendidikan di MTsN 7 Majalengka. Menurutnya, pengalaman selama bersekolah di madrasah memberikan bekal berharga, terutama dalam membangun kedisiplinan dan karakter.
“MTsN 7 Majalengka merupakan bagian penting dalam perjalanan pendidikan saya. Banyak hal yang saya dapatkan selama menjadi siswa, baik ilmu pengetahuan maupun pembentukan karakter. Saya berharap adik-adik yang masih belajar di MTsN 7 Majalengka terus semangat, disiplin, dan jangan takut untuk memiliki cita-cita yang tinggi,” tuturnya.
Bertugas di Papua menjadi pengalaman sekaligus tanggung jawab besar bagi Ferdinandh. Jauh dari kampung halaman tidak menyurutkan semangatnya untuk menjalankan amanah sebagai prajurit. Justru, tugas tersebut menjadi kesempatan baginya untuk memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.
Ferdinandh juga berpesan kepada para pelajar MTsN 7 Majalengka agar memanfaatkan masa sekolah dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, keberhasilan tidak datang secara instan, tetapi membutuhkan proses panjang yang diiringi doa, kerja keras, disiplin, dan ketekunan.
“Untuk adik-adik di MTsN 7 Majalengka, teruslah belajar, disiplin, hormati orang tua dan guru, serta jangan mudah menyerah. Apa pun cita-cita kalian, perjuangkan dengan sungguh-sungguh. Semoga suatu saat nanti bisa membanggakan keluarga, madrasah, dan daerah,” pesannya.
Kisah Ferdinandh Karnavian menjadi bukti bahwa alumni madrasah mampu melanjutkan kiprah di berbagai bidang pengabdian. Keberhasilannya menjadi TNI dan menjalankan tugas di Papua diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para siswa MTsN 7 Majalengka untuk terus belajar, berprestasi, serta berani mengejar cita-cita.
Bagi MTsN 7 Majalengka, keberhasilan alumninya tersebut menjadi bagian dari perjalanan madrasah dalam melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Kontributor: Suratman


Komentar