Berita Daerah MAN

Penguatan Karakter Religius, Siswa Pembiasaan Tadarus Al-Qur’an Sebelum Pembelajaran Seni Budaya

Talaga (KEMENAG) — MAN 1 Majalengka terus mendorong pembentukan karakter peserta didik yang religius dan berakhlak mulia melalui pembiasaan positif di lingkungan madrasah/sekolah. Salah satu wujud nyatanya terlihat pada pelaksanaan kegiatan pembiasaan tadarus Al-Qur’an sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) mata pelajaran Seni Budaya di Ruang Kelas X-10 pada Selasa (13/10/2026).

Sebanyak 37 siswa mengikuti kegiatan ini dengan khusyuk di tempat duduk masing-masing sebelum materi pembelajaran dimulai. Suasana kelas terasa tenang dan kondusif, menciptakan kesiapan mental serta spiritual bagi para siswa untuk menyerap materi pelajaran dengan lebih fokus.

Guru Seni Budaya, Risa Uswatun Hasanah, S.Pd., menyampaikan bahwa penguatan karakter religius merupakan fondasi utama yang berjalan selaras dengan pengembangan kreativitas, apresiasi, dan ekspresi seni.

“Melalui pembiasaan tadarus ini, kita mengajak para peserta didik memahami bahwa proses belajar tidak hanya berorientasi pada capaian pengetahuan dan keterampilan seni belaka, tetapi juga pada pembentukan sikap, kedisiplinan, dan akhlakul karimah yang melandasinya,” ujar Risa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara bersama-sama yang dipimpin secara bergantian, dilanjutkan dengan ulasan singkat mengenai pentingnya menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Langkah ini ditujukan untuk menanamkan nilai-nilai spiritual dan membangun kesadaran siswa agar senantiasa mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Perkuat Mental ASN, Kasi PAIS Kemenag Majalengka Hadiri Pengajian dan Belajar Bahasa Arab Se-Jabar

Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah penetapan pembiasaan tadarus Al-Qur’an sebagai agenda rutin yang terintegrasi pada jam awal setiap mata pelajaran. Langkah konsisten ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan positif serta kedisiplinan yang berkelanjutan di kalangan peserta didik.

Dengan hati yang tenang dan semangat yang positif, para siswa diharapkan makin siap mengikuti pembelajaran Seni Budaya secara aktif, kreatif, dan bertanggung jawab. Pembiasaan sederhana yang dilaksanakan secara berkelanjutan ini menjadi komitmen nyata dalam mewujudkan pendidikan seimbang antara intelektual, estetika seni, dan nilai keagamaan, guna memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan di MAN 1 Majalengka.

Kontributor : Wawan Abdul Gani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *