Majalengka (KEMENAG) — Guru mata pelajaran Geografi Kelas XI-5, Muhammad Rivki Pratama, S.Pd., memberikan apresiasi dan sertifikat penghargaan kepada siswa peraih nilai sempurna pada pelaksanaan asesmen formatif pembelajaran Geografi berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), Senin (2/11/2026).
Kegiatan pembelajaran yang berlangsung di ruang kelas XI-5 Talaga ini mengusung materi Sebaran Flora dan Fauna di Indonesia, Faktor-Faktor yang Memengaruhi Persebaran Flora dan Fauna, serta Metode Pelestarian Flora dan Fauna. Pembelajaran ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia sekaligus menekankan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.
Sebagai bentuk evaluasi, di akhir sesi dilaksanakan asesmen formatif berbantuan media PowerPoint yang terdiri atas 20 soal pilihan ganda berstandar HOTS. Untuk menjamin keabsahan dan ketertiban evaluasi, asesmen dilaksanakan secara mandiri dan jujur tanpa bantuan buku maupun gawai (HP), di mana seluruh HP siswa dikumpulkan terlebih dahulu di bagian depan kelas.
Berdasarkan hasil asesmen tersebut, Anastasya Zahrania berhasil meraih nilai sempurna 100 dan menjadi satu-satunya siswa dengan capaian tertinggi pada evaluasi tersebut.
Dalam keterangannya, Muhammad Rivki Pratama menyampaikan rasa bangga atas pencapaian anak didik yang mampu berpikir kritis dan analitis dalam menyelesaikan soal-soal tingkat tinggi.
“Saya merasa bangga dan memberikan apresiasi kepada Anastasya Zahrania atas pencapaiannya memperoleh nilai 100. Hasil ini merupakan bukti bahwa kesungguhan dalam belajar, pemahaman materi, dan kemampuan berpikir kritis dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan. Saya berharap pencapaian ini tidak membuatnya cepat berpuas diri, tetapi menjadi motivasi untuk terus belajar. Bagi siswa lainnya, jangan berkecil hati karena setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk meraih prestasi,” ungkap Rivki.
Pemberian sertifikat ini ditujukan sebagai bentuk positive reinforcement guna meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi belajar siswa, sekaligus menumbuhkan budaya kompetisi yang sehat di lingkungan kelas.
Sementara itu, Anastasya Zahrania menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diterimanya dari pihak pengajar.
“Alhamdulillah, saya senang dan bersyukur bisa mendapatkan nilai 100. Saya tidak menyangka bisa memperoleh nilai tertinggi. Terima kasih kepada Bapak Guru yang sudah memberikan pembelajaran, motivasi, dan penghargaan. Semoga ke depannya saya bisa mempertahankan prestasi ini dan belajar lebih baik lagi,” tuturnya.
Melalui penerapan asesmen formatif berbasis HOTS dan pemberian motivasi berkelanjutan ini, diharapkan pembelajaran di lingkungan MAN 1 Majalengka tidak hanya berorientasi pada capaian akademik semata, tetapi juga efektif dalam membentuk karakter peserta didik yang mandiri, jujur, berintegritas, serta mampu mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan Madrasah secara positif.
Kontributor : Wawan Abdul Gani


Komentar