Talaga (KEMENAG) — Siswa-siswi Kelas XII.2 MAN 1 Majalengka menggelar kegiatan pembagian peran untuk pementasan teater yang mengangkat kisah karya sastra monumental Nyai Ontosoroh, Senin (2/11/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kelas XII.2 ini diikuti oleh 32 orang siswa sebagai bentuk persiapan matang menjelang pentas seni madrasah.
Kegiatan dibuka dan dipandu langsung oleh Encep Zia Ulhaq Assidiqi, siswa Kelas XII.2 yang bertindak sebagai narasumber sekaligus koordinator kegiatan. Pembagian peran ini bertujuan untuk menetapkan alokasi karakter serta tanggung jawab setiap peserta didik sesuai dengan penjiwaan dan potensi tokoh yang akan diperankan.
Dalam prosesnya, seluruh siswa diberikan kesempatan mendalam untuk memahami latar belakang karakter, mempelajari struktur dialog, dan membedah alur cerita. Proses pembekalan ini dirancang tidak hanya untuk mengasah kemampuan seni peran, tetapi juga sebagai media pembelajaran karakter dalam melatih keberanian, kreativitas, kerja sama tim, serta rasa tanggung jawab antarsiswa.
Dalam arahannya di sela-sela kegiatan, Encep Zia Ulhaq Assidiqi menekankan pentingnya komitmen dan kerja sama seluruh pemain.
“Pementasan teater ini bukan sekadar unjuk kebolehan berakting, melainkan wadah untuk belajar bertanggung jawab atas peran masing-masing. Melalui pembagian peran yang tepat dan latihan yang terukur, kami optimistis dapat menampilkan pertunjukan yang hidup dan menyampaikan pesan moral secara mendalam kepada para penonton,” ujar Encep.
Melalui tahap pembagian peran ini, alur persiapan pementasan teater Nyai Ontosoroh diharapkan dapat berjalan secara terstruktur, lancar, dan menghasilkan pertunjukan yang edukatif serta penuh penghayatan.
Kegiatan pengembangan bakat dan kreativitas peserta didik ini diharapkan terus membawa dampak positif dalam mendukung iklim pendidikan madrasah yang holistik, berkarakter, serta memperkuat komitmen peningkatan kualitas layanan edukasi di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar