Berita Daerah MAN

Ketua LPM MAN 1 Majalengka Supervisi Konseling Individu Berbasis Kurikulum Berbasis Cinta

Talaga (KEMENAG) — Ketua Lembaga Pengembangan Mutu (LPM) MAN 1 Majalengka, Hj. Ade Nurpiana, M.Pd., melaksanakan kegiatan supervisi layanan Bimbingan dan Konseling (BK) berupa konseling individu yang berfokus pada kedisiplinan dan peningkatan motivasi belajar siswa di Lobi MAN 1 Majalengka, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan supervisi ini diselenggarakan untuk memastikan efektivitas serta kualitas proses pemberian layanan BK, khususnya dalam mengawal implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di lingkungan MAN 1 Majalengka. Pada kesempatan tersebut, sesi konseling individu diberikan oleh Guru BK, Umu Azizah Pangestika, S.Sos., kepada salah seorang siswa, Zaqi Nursyamsi Rahman.

Pelaksanaan supervisi akademik dan layanan kesiswaan merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap semester bagi seluruh guru di MAN 1 Majalengka. Adapun pelaksanaan tugas supervisor ini didasarkan pada Surat Keputusan Kepala MAN 1 Majalengka Nomor 049 Tahun 2026 tentang Pembentukan Tim Supervisi Guru Madrasah Aliyah Negeri 1 Majalengka Tahun Pelajaran 2026/2027.

Melalui supervisi yang terstruktur ini, pihak madrasah bertujuan untuk memantau, mendampingi, serta meningkatkan kompetensi para pendidik dalam menyajikan layanan Bimbingan dan Konseling yang adaptif dan humanis. Manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh guru dalam meningkatkan profesionalisme kerja, melainkan juga bagi para siswa yang mendapatkan penguatan karakter serta pembinaan moral secara intensif.

Dalam keterangannya di sela-sela kegiatan, Ketua LPM MAN 1 Majalengka Hj. Ade Nurpiana, M.Pd., menegaskan pentingnya peran layanan konseling dalam membentuk kepribadian peserta didik.

Seksi Pendidikan Madrasah Evaluasi Penggunaan Dana BOS di Empat Madrasah

“Melalui penguatan layanan BK berbasis Kurikulum Berbasis Cinta ini, kita ingin memastikan setiap siswa mendapatkan perhatian dan pendampingan yang tepat, khususnya dalam membangun kedisiplinan serta memotivasi semangat belajar mereka,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Tim Supervisi LPM bersama Guru BK akan melakukan evaluasi berkala terhadap perkembangan motivasi belajar siswa serta menyusun formulasi pendampingan konseling berbasis KBC yang lebih komprehensif di masa mendatang.

Dengan terselenggaranya supervisi yang berkelanjutan dan penuh dukungan ini, diharapkan layanan konseling individu tidak hanya menjadi pelengkap kurikulum, tetapi menjadi jantung dari pendidikan karakter yang berlandaskan cinta. Upaya ini diikhtiarkan agar senantiasa memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama, sekaligus melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan luhur secara spiritual.

Kontributor: Wawan Abdul Gani 

Kelahiran Putri Ketiga Nana Misnara, GTK MAN 3 Majalengka Pererat Ikatan Kekeluargaan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *