Berita Daerah

Kembangkan Inovasi Sains Terapan, KIR MTsN 13 Majalengka Terampil Buat Sabun Cair

Weragati (KEMENAG) — Kegiatan ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 13 Majalengka kembali menggelar agenda produktif melalui praktik langsung pembuatan sabun cair yang bertempat di teras Musholla An-Nur pada Rabu (14/10/2026).

Pertemuan edukatif ini diikuti oleh seluruh anggota ekstrakurikuler KIR dengan dipandu langsung oleh Pembina KIR, Aah Rustiah, S.Pd. Kegiatan dirancang interaktif untuk mengenalkan dunia sains terapan secara sederhana sekaligus melatih kecakapan hidup peserta didik di lingkungan madrasah.

Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan pengarahan teknis dan pengecekan perlengkapan yang diawali dengan persiapan alat dan bahan oleh peserta, seperti sabun cuci piring kemasan 90 ml, sendok plastik, toples atau cup plastik bekas, cup gelas ukur 200 ml, air hangat 200 ml, seperempat sendok teh baking soda, serta setengah sendok teh garam halus. Seluruh peserta kemudian mengikuti rangkaian praktik dengan antusias dan tertib, mulai dari proses pencampuran bahan hingga tahap homogenisasi larutan sabun sesuai instruksi narasumber.

Pembina KIR MTsN 13 Majalengka, Aah Rustiah, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan sains praktis seperti ini sangat penting untuk menstimulasi pola pikir ilmiah sejak dini.

Panitia Pastikan Kesiapan Jelang Perkemahan

“Melalui praktik penggandaan sabun cair ini, kami ingin peserta didik tidak hanya memahami teori sains di dalam kelas, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara langsung. Ini adalah wujud pembelajaran kontekstual yang melatih ketelitian, kerja sama, sekaligus menumbuhkan jiwa kemandirian dan kewirausahaan siswa,” ujar Aah Rustiah.

Melalui kegiatan ekstrakurikuler KIR ini, murid diharapkan mampu memahami tahapan dan teknik pembuatan sabun cair secara sederhana, mengenal fungsi masing-masing bahan, serta menerapkan prosedur kerja yang aman dan tepat. Lebih dari itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan bereksperimen, sikap teliti, kerja sama tim, serta menumbuhkan jiwa wirausaha agar peserta didik mampu menghasilkan produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomis di masa mendatang.

Sebagai tindak lanjut, pihak madrasah berencana untuk mengevaluasi hasil karya para siswa serta memperluas variasi pelatihan sains terapan pada pertemuan rutin berikutnya.

Kementerian Agama Kabupaten Majalengka berharap kegiatan positif ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan serta melahirkan generasi madrasah yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.

Kontributor : Obay Bashori

Jaga Kesehatan dan Stamina Selama Perkemahan, MTsN 13 Majalengka Matangkan Logistik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *