Berita Daerah MAN

Peduli Lingkungan, Siswa XII.6 MAN 1 Majalengka Pelopori Gerakan Pengumpulan Botol Plastik

Talaga (KEMENAG) — Guna mengurangi timbulan sampah anorganik, mengasah kreativitas daur ulang, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan sosial di lingkungan madrasah, MAN 1 Majalengka mendukung penuh gerakan kepedulian lingkungan berbasis peserta didik. Kegiatan Gerakan Pengumpulan dan Pemanfaatan Botol Plastik Bekas tersebut dilaksanakan oleh siswa-siswi Kelas XII.6 di Ruang Kelas XII.6 MAN 1 Majalengka, Senin (12/10/2026).

Rangkaian gerakan kepedulian lingkungan ini berawal dari inisiatif mandiri salah seorang siswa yang prihatin atas banyaknya sampah botol minuman plastik kemasan usai jam istirahat. Gerakan sederhana tersebut perlahan menginspirasi dan diikuti oleh seluruh warga kelas hingga akhirnya ditetapkan menjadi pembiasaan bersama sejak bulan Agustus lalu. Botol-botol plastik bekas yang dikumpulkan secara berkala setiap harinya dipilah secara tertib untuk dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku kerajinan tangan edukatif maupun dijual kepada pengepul sampah terpilah. Langkah ini terbukti efektif menekan volume sampah kelas sekaligus menghasilkan nilai ekonomis tambahan untuk memperkuat kas kelompok kelas.

Penyelenggaraan program daur ulang berbasis kebiasaan ini dirancang sebagai bentuk edukasi pengelolaan sampah (waste management) dan pembentukan karakter peduli lingkungan (eco-literacy). Melalui konsistensi pengumpulan barang bekas, para peserta didik dibina agar memiliki kesadaran ekologis, rasa kebersamaan, serta kejelian mengubah barang tak terpakai menjadi produk yang bernilai guna dan berdaya guna secara ekonomi.

Siswi Kelas XII.6 MAN 1 Majalengka, Ridha Rayseila Khoirunnisa, menyampaikan bahwa pembiasaan mengumpulkan botol plastik bekas ini berawal dari langkah kecil yang dampaknya dirasakan bersama.

“Awalnya kegiatan ini berawal dari inisiatif sederhana salah satu teman yang mengumpulkan botol plastik bekas di kelas. Lambat laun gerakan ini diikuti oleh seluruh teman-teman XII.6 dan sejak Agustus lalu sudah menjadi kebiasaan rutin untuk menjaga kebersihan sekaligus memanfaatkan sampah plastik,” ujar Ridha.

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Supervisor MAN 1 Majalengka Gelar Supervisi Guru PKN

Lebih lanjut, ia berharap agar aksi menjaga kelestarian lingkungan ini dapat terus dipertahankan dan menular ke kelas-kelas lainnya.

“Selain membantu mengurangi sampah plastik di kelas, hasil penjualan botol ini juga bisa menambah kas kelas kami. Harapan kami, kebiasaan positif ini dapat terus dipertahankan sehingga menciptakan lingkungan sekolah yang lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dan memberikan manfaat nyata bagi kepentingan bersama,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, wali kelas bersama pengurus Kelas XII.6 akan berkoordinasi dengan kader Adiwiyata MAN 1 Majalengka untuk memperluas cakupan tempat penampungan botol plastik terpilah di titik-titik strategis area sekolah.

Melalui keberlanjutan gerakan peduli lingkungan dan daur ulang ini, diharapkan dapat menciptakan budaya hidup bersih dan kreatif bagi peserta didik, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan kesiswaan di lingkungan MAN 1 Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani

Perkuat Mental ASN, Kasi PAIS Kemenag Majalengka Hadiri Pengajian dan Belajar Bahasa Arab Se-Jabar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *