Jatiwangi (KEMENAG) — Rangkaian kegiatan perkemahan Masagi Camp 2026 yang diselenggarakan oleh MTsN 10 Majalengka dibuka secara resmi di Bumi Perkemahan Talaga Pancar pada Jumat (23/10/2026). Upacara pembukaan perkemahan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag.
Sebelum pembukaan perkemahan dimulai, acara diawali dengan penampilan tari persembahan yang dibawakan secara memukau oleh siswi-siswi MTsN 10 Majalengka. Tarian penyambutan tersebut disuguhkan sebagai penghormatan kepada para tamu undangan serta penanda dimulainya agenda besar kepramukaan madrasah.
Dalam laporan pelaksanaannya, Pembina Pramuka MTsN 10 Majalengka, Taufik Firdaus, S.Pd., menyampaikan bahwa perkemahan Masagi Camp 2026 ini diikuti oleh sebanyak 181 peserta didik. Kegiatan perkemahan tersebut dirancang sekaligus sebagai momentum pelantikan kenaikan tingkat Penggalang Ramu dan Rakit bagi para anggota Pramuka madrasah.
Bertindak selaku Pembina Upacara, Heru mengawali amanatnya dengan mengajak seluruh peserta untuk senantiasa bersyukur atas kesempatan dapat menghirup udara segar di lingkungan asri Talaga Pancar. Rasa syukur ini menjadi semakin bermakna jika dibandingkan dengan saudara-saudara di wilayah Kalimantan, Sumatra, dan Papua yang saat ini tengah menghadapi musibah kebakaran hutan.
Sejalan dengan kondisi tersebut, beliau mengingatkan pentingnya pengamalan Dasa Darma Pramuka kedua, yakni cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, sebagai wujud kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan sekitar. Tidak hanya itu, beliau juga menyoroti pentingnya Dasa Darma kesepuluh yang menekankan kesucian dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan.
”Sebagaimana filosofi pembentukan kebiasaan dalam buku Atomic Habits, anak-anakku sekalian diajak untuk terus memupuk kebiasaan-kebiasaan kecil yang positif secara konsisten dan bermakna. Langkah kecil yang dilakukan berulang kali akan berdampak besar dalam membentuk karakter penggalang yang tangguh dan berakhlak mulia,” tutur Heru.
Melalui pembukaan Masagi Camp 2026 ini, MTsN 10 Majalengka berharap para peserta pelantikan Penggalang Ramu dan Rakit dapat menyerap nilai-nilai kedisiplinan, kepedulian lingkungan, serta konsistensi karakter positif selama menjalani masa perkemahan.
Kontributor : Tri Puji Lestari


Komentar