Berita Daerah MAN

Perkuat Kemampuan Berbahasa, Murid Kelas XII.11 MAN 2 Majalengka Ikuti Ulangan Ejaan dan Konjungsi

Rajagaluh (KEMENAG) — Murid kelas XII.11 MAN 2 Majalengka mengikuti kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia berupa ulangan materi ejaan dan jenis-jenis konjungsi. Kegiatan yang dibimbing oleh Sri Umiroh, S.Pd. ini bertujuan mengukur pemahaman murid sekaligus memperkuat kemampuan menggunakan bahasa Indonesia secara baik, benar, dan sesuai dengan kaidah kebahasaan yang dilaksanakan pada Rabu (21/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, murid mengerjakan soal yang berkaitan dengan penerapan ejaan serta penggunaan konjungsi dalam kalimat dan paragraf. Materi ejaan mencakup penggunaan huruf kapital, penulisan kata, pemakaian tanda baca, serta ketepatan penulisan unsur bahasa sesuai dengan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD).

Pemahaman terhadap ejaan menjadi bagian penting dalam keterampilan berbahasa karena ketepatan penulisan dapat memengaruhi kejelasan makna sebuah teks. Penggunaan huruf kapital, tanda koma, tanda titik, dan tanda baca lainnya harus disesuaikan dengan konteks kalimat agar informasi dapat tersampaikan secara efektif dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Selain ejaan, murid juga diuji mengenai jenis-jenis konjungsi atau kata hubung. Konjungsi merupakan kata yang berfungsi menghubungkan kata dengan kata, frasa dengan frasa, klausa dengan klausa, maupun kalimat dengan kalimat. Beberapa jenis konjungsi yang dipelajari meliputi konjungsi koordinatif, subordinatif, korelatif, antarkalimat, dan antarparagraf.

Konjungsi koordinatif digunakan untuk menghubungkan unsur yang setara, seperti dan, atau, serta tetapi. Konjungsi subordinatif menghubungkan induk kalimat dengan anak kalimat, misalnya karena, jika, dan meskipun. Sementara itu, konjungsi korelatif menggunakan pasangan kata, seperti baik … maupun dan tidak hanya …, tetapi juga …. Adapun konjungsi antarkalimat digunakan untuk menghubungkan satu kalimat dengan kalimat sebelumnya, misalnya oleh karena itu, namun, dan selain itu.

Perkuat Mental ASN, Kasi PAIS Kemenag Majalengka Hadiri Pengajian dan Belajar Bahasa Arab Se-Jabar

Melalui ulangan ini, murid diharapkan mampu membedakan fungsi setiap konjungsi dan menerapkannya secara tepat dalam tulisan. Penguasaan materi tersebut menjadi bekal untuk menghasilkan teks yang padu, runtut, dan mudah dipahami.

Guru Bahasa Indonesia, Sri menegaskan pentingnya penguasaan ejaan dan konjungsi sebagai dasar dalam keterampilan menulis.

“Ulangan ini bukan sekadar untuk mengukur hasil belajar, melainkan juga untuk mengetahui sejauh mana murid memahami kaidah ejaan dan penggunaan konjungsi dalam bahasa Indonesia. Saya berharap murid semakin cermat dalam menulis, mampu menyusun kalimat yang efektif, serta terbiasa menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah yang berlaku,” ungkap Sri.

Pelaksanaan ulangan ini menjadi bagian dari evaluasi pembelajaran untuk mengetahui tingkat penguasaan materi sekaligus mengidentifikasi aspek kebahasaan yang masih perlu ditingkatkan. Hasil evaluasi diharapkan dapat menjadi dasar bagi guru dalam merancang pembelajaran lanjutan yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan murid.

MAN 2 Majalengka terus berupaya meningkatkan kompetensi literasi murid melalui pembelajaran Bahasa Indonesia yang terarah dan berkelanjutan. Dengan penguasaan ejaan dan konjungsi yang baik, murid diharapkan mampu berkomunikasi secara efektif, menyampaikan gagasan dengan jelas, serta menghasilkan karya tulis yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia baku.

Seksi Pendidikan Madrasah Evaluasi Penggunaan Dana BOS di Empat Madrasah

Kontributor: Reni Tania Nurmala

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *