Berita Kemenag

Kepala Kemenag Majalengka Hadiri Rapim Forkopimda, Siap Dukung Kondusivitas Wilayah

Majalengka (KEMENAG) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Majalengka di Gedung Yudha Karya Abdhi Negara, Selasa (20/10/2026). Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 10.30 WIB tersebut membahas upaya menjaga kondusivitas wilayah, termasuk persoalan lingkungan, persiapan program gentengisasi, dan pelaksanaan Hari Santri Nasional.

Rapat dipimpin Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., serta dihadiri Wakil Bupati Majalengka, Ketua DPRD Kabupaten Majalengka, Komandan Kodim 0617 Majalengka, Kapolres Majalengka, Kepala Kejaksaan Negeri Majalengka, Ketua Pengadilan Negeri dan Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Majalengka, Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka, serta sejumlah unsur pimpinan TNI dan Polri.

Turut hadir Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Sugiri Sukani, Komandan Batalyon Infanteri 321/Galuh Taruna, Komandan Batalyon Infanteri TP 338/Talaga Manggung, Komandan Sub Detasemen Polisi Militer Majalengka, serta Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Majalengka. Kehadiran berbagai unsur pimpinan daerah tersebut menjadi bagian dari koordinasi lintas sektor dalam menyikapi persoalan strategis yang berpengaruh terhadap ketertiban dan keberlangsungan pembangunan daerah.

Dalam rapat tersebut, Bupati Eman Suherman menyampaikan sejumlah persoalan penting terkait kondusivitas lingkungan di Kabupaten Majalengka. Pembahasan ini menjadi perhatian bersama karena pengelolaan lingkungan dan aktivitas pemanfaatan sumber daya alam membutuhkan pengawasan serta koordinasi antarlembaga agar berjalan sesuai ketentuan.

Pada kesempatan yang sama, Kasat Intelkam Polres Majalengka turut menyinggung regulasi pertambangan mineral dan batu bara (Minerba), termasuk Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 beserta perubahan-perubahannya. Regulasi tersebut menjadi salah satu aspek penting dalam pembahasan aktivitas pertambangan, khususnya terkait kepatuhan terhadap ketentuan hukum dan upaya menjaga ketertiban di wilayah Kabupaten Majalengka.

Hadiri Pembinaan Fahmi Ummi, Kakankemenag Majalengka Singgung Peran Strategis Perempuan dalam Mencetak Generasi

Pembahasan mengenai persoalan lingkungan dan pertambangan menegaskan pentingnya koordinasi pemerintah daerah bersama unsur keamanan dan penegak hukum. Penanganan persoalan yang berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya alam memerlukan perhatian terhadap aspek hukum, lingkungan, dan kepentingan masyarakat agar aktivitas pembangunan tidak menimbulkan persoalan yang mengganggu kehidupan warga.

Kepala Kemenag Majalengka, Euis Damayanti, menyatakan dukungan terhadap program-program Bupati Majalengka yang bertujuan menjaga kondusivitas lingkungan dan wilayah. Dukungan tersebut menjadi bagian dari peran Kementerian Agama dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, memperkuat kerukunan, serta mendukung terciptanya suasana daerah yang aman dan tertib.

“Kemenag Majalengka siap mendukung program Bupati Majalengka dalam menjaga kondusivitas lingkungan dan wilayah.” tegasnya

Selain membahas persoalan lingkungan, rapat juga menyinggung persiapan program gentengisasi di Kabupaten Majalengka. Peluncuran atau launching program tersebut dijadwalkan pada 8 November 2026. Berdasarkan bahan yang dibahas, kebutuhan genteng untuk program ini mencapai sekitar 2.400.000 buah, dengan kebutuhan armada pengangkut sebanyak 600 truk.

Agenda lain yang turut dibicarakan ialah persiapan peringatan Hari Santri Nasional. Upacara Hari Santri direncanakan berlangsung di lapangan sepak bola Desa Karyamukti, Kecamatan Panyingkiran. Bupati Majalengka dijadwalkan hadir pada pukul 07.00 WIB.

Kolaborasi Kemenag Majalengka dan BAZNAS: Perkuat Pengelolaan Zakat Profesi di Madrasah

Persiapan tersebut menjadi perhatian penting mengingat Hari Santri Nasional merupakan momentum untuk mengenang peran santri dan pesantren dalam perjalanan bangsa sekaligus memperkuat kontribusi mereka dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, dan bernegara. Koordinasi antarpihak diperlukan agar pelaksanaan upacara berjalan tertib dan menjadi ruang untuk meneguhkan nilai keagamaan, kebangsaan, serta semangat pengabdian.

Kemenag Majalengka siap mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan, memperkuat kehidupan keagamaan, dan menciptakan suasana wilayah yang kondusif. Melalui sinergi yang berkelanjutan, diharapkan berbagai program daerah dapat berjalan dengan baik serta memberi manfaat bagi masyarakat Kabupaten Majalengka.

Kontributor: D.Win

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *