Rajagaluh (KEMENAG) — Pembelajaran Bahasa Sunda di kelas XII.9 MAN 2 Majalengka berlangsung dengan fokus pada materi artikel tradisi Sunda. Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru (PKG) yang diampu oleh Reni Tania Nurmala, S.Pd., dengan peninjau Sri Surhotimah, S.Pd., pada Jumat (9/10/2026).
Dalam pembelajaran tersebut, murid mempelajari berbagai aspek penulisan artikel bertema tradisi Sunda, mulai dari memahami struktur artikel, mengenali jenis-jenis artikel, hingga mempraktikkan penyusunan artikel yang mengangkat kekayaan tradisi dan budaya Sunda. Melalui kegiatan ini, murid tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoretis, tetapi juga dilatih untuk menuangkan gagasan secara tertulis dengan memperhatikan sistematika dan isi artikel.
Guru pengampu, Reni menyampaikan bahwa pembelajaran ini dirancang untuk mengembangkan keterampilan literasi murid sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian budaya daerah.
“Melalui materi artikel tradisi Sunda, saya berharap murid mampu memahami cara menulis artikel yang baik, mulai dari struktur hingga praktik penyusunannya. Lebih dari itu, murid diharapkan semakin mengenal, mencintai, dan turut melestarikan tradisi Sunda melalui tulisan yang informatif dan menarik,” ungkap Reni.
Sementara itu, Sri selaku guru penilai atau peninjau, memberikan perhatian terhadap pelaksanaan pembelajaran sebagai bagian dari proses Penilaian Kinerja Guru. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk melihat penerapan strategi pembelajaran, keterlibatan murid, serta kesesuaian proses pembelajaran dengan tujuan yang telah ditetapkan.
“Pembelajaran yang menggabungkan pemahaman materi dan praktik secara langsung sangat penting untuk membantu murid mengembangkan kompetensinya. Melalui kegiatan ini, diharapkan pembelajaran Bahasa Sunda semakin bermakna, aktif, dan mampu mendorong murid menghasilkan karya tulis yang berkualitas,” tutur Sri.
Pelaksanaan PKG ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung peningkatan profesionalisme guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang efektif. Dengan menghadirkan materi yang dekat dengan kehidupan dan budaya lokal, pembelajaran Bahasa Sunda di MAN 2 Majalengka diharapkan dapat memperkuat kemampuan literasi sekaligus menanamkan rasa bangga terhadap warisan budaya Sunda.
Melalui kegiatan tersebut, MAN 2 Majalengka terus berkomitmen mendorong peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi murid agar mampu berprestasi tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya daerah.
Kontributor: Reni Tania Nurmala


Komentar