Berita Daerah

Wakabid Kesiswaan MTsN 13 Majalengka Ajak Siswa Teladani Sifat Berani dalam Islam

Weragati (KEMENAG) — Civitas akademika Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 13 Majalengka menggelar kegiatan pembiasaan diri melalui pembacaan Asmaul Husna yang berlangsung khidmat di Lapangan Serbaguna MTsN 13 Majalengka, Kamis (15/10/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan hadoroh yang dipimpin oleh Dede Yayan T., S.Ag., kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Asmaul Husna secara bersama-sama yang dipimpin oleh M. Viirli dan Alaina, siswa-siswi kelas 9.4. Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti seluruh peserta sebelum akhirnya dilanjutkan dengan pembacaan doa yang kembali dipimpin oleh Dede Yayan T., S.Ag.

Usai pembacaan doa, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan (Wakabid Kesiswaan) MTsN 13 Majalengka, Abdul Roup, S.Ag., memberikan pengarahan dan pembinaan karakter kepada seluruh siswa. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya memiliki sifat keberanian (syaja’ah) yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

“Keberanian dalam Islam adalah sikap teguh dan percaya diri dalam membela kebenaran, menyampaikan pendapat yang baik, menghadapi tantangan, serta melakukan sesuatu yang benar meskipun terasa sulit, dengan tetap berpegang pada ajaran Allah Swt.,” tegas Roup.

Beliau juga menjelaskan bahwa keberanian bukanlah tindakan nekat atau tidak memiliki rasa takut, melainkan kemampuan mengendalikan rasa takut demi menegakkan kebenaran dan menjauhi kemungkaran. Mengutip firman Allah Swt. dalam Al-Qur’an surah Ali ‘Imran ayat 139:

Kelahiran Putri Ketiga Nana Misnara, GTK MAN 3 Majalengka Pererat Ikatan Kekeluargaan

وَلَا تَهِنُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَنْتُمُ الْأَعْلَوْنَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

Artinya: “Janganlah kamu merasa lemah dan jangan pula bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya jika kamu orang-orang beriman.”*

“Ayat ini mengajarkan agar kita tidak mudah menyerah, tetap tegar menghadapi kesulitan, dan memiliki keberanian dalam menjalankan kebaikan. Oleh karena itu, setiap murid hendaknya berani berkata jujur, mengakui kesalahan, membela teman yang diperlakukan tidak adil, aktif bertanya ketika belum memahami pelajaran, serta berani mengamalkan kebenaran demi meraih rida Allah Swt.,” lanjutnya.

Melalui pembiasaan rutin pembacaan Asmaul Husna dan pembinaan karakter ini, diharapkan seluruh peserta didik MTsN 13 Majalengka senantiasa terbiasa mengingat dan mengagungkan nama-nama indah Allah Swt., sehingga dapat meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta menumbuhkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, kegiatan ini diproyeksikan dapat membentuk karakter siswa yang religius, disiplin, berakhlakul karimah, dan konsisten mengamalkan nilai-nilai kebaikan di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat. Diharapkan kegiatan positif ini terus membawa dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan karakter serta kualitas layanan Kementerian Agama di Kabupaten Majalengka.

Siswa Apresiasi Pelayanan TKA MAN 3 Majalengka, Ujian Berlangsung Nyaman dan Tertib

Kontributor : Obay Bashori

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *