Berita Daerah

Sebanyak 2 Guru dan 18 Siswa MTsN 14 Majalengka Mengisi Survey Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)

Sukahaji (KEMENAG) — Dalam Pelaksanaan Survei Nasional SAHABAT KBC (Kurikulum Berbasis Cinta) 2026 oleh Kementerian Agama RI, sebanyak 2 guru dan 18 siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 14 Majalengka yang dipilih secara acak oleh sistem, mengikuti pengisian Survey Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat MTsN 14 Majalengka pada Rabu,(14/10/2026)

Pelaksanaan survey ini mengevaluasi 8 dimensi utama: Pemahaman, Perencanaan, Implementasi, Budaya, Dukungan, Refleksi, Dampak, dan Kemitraan, dan memotret sejauh mana nilai-nilai kemanusiaan, kasih sayang, dan pembentukan karakter telah diintegrasikan di madrasah serta mengukur sejauh mana pemahaman serta penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah. Melalui instrumen ini, pihak Kementerian Agama dapat mengevaluasi efektivitas pendekatan kurikulum yang mengedepankan nilai-nilai kasih sayang, toleransi, dan humanisme dalam proses kegiatan belajar mengajar.

Rangkaian Kegiatan dan Pemantauan

Kegiatan yang melibatkan total 20 responden dari unsur guru dan siswa ini berjalan dengan tertib dan lancar. Rangkaian acara dimulai dengan pembagian akun, username, dan password dalam bentuk kartu peserta kepada masing-masing responden. Setelah mendapatkan akses, para peserta langsung melakukan login ke dalam sistem untuk mengisi serangkaian daftar pertanyaan dalam survey tersebut.

Untuk memastikan seluruh proses berjalan tanpa kendala teknis, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum turut mendampingi dan memantau jalannya pengisian. Pemantauan progres secara langsung juga dilakukan oleh admin madrasah guna memastikan seluruh responden dapat menyelesaikan pengisian survey tepat waktu.

Tujuan, Manfaat, dan Tindak Lanjut

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum sekaligus narasumber kegiatan, Ucu Samsudin, S.Pd., M.Pd.I., menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam survey ini memberikan manfaat besar bagi civitas akademika madrasah.

Kelahiran Putri Ketiga Nana Misnara, GTK MAN 3 Majalengka Pererat Ikatan Kekeluargaan

“Melalui survey ini, para guru dan siswa diajak untuk merefleksikan serta memahami lebih mendalam implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, khususnya di lingkungan sekolah kita. Harapannya, nilai-nilai cinta kasih dan kedamaian tidak hanya menjadi konsep, tetapi benar-benar terinternalisasi dalam keseharian warga madrasah,” ujar Ucu Samsudin.

Harapan dari Implementasi KBC Melalui data jujur yang dijaring dari Survei SAHABAT KBC, Kementerian Agama dan pihak madrasah menitipkan harapan besar untuk masa depan pendidikan Islam, tidak sekadar menjadi formalitas angka, melainkan menjadi dasar perbaikan program, perumusan regulasi baru, serta pemberian fasilitas yang tepat sasaran bagi madrasah, yang mewujudkan 3 Indikator Keberhasilan Utama; Madrasah Ramah Lingkungan, Madrasah Ramah Anak, dan Kesejahteraan Mental & Spiritual (Well-being).

Kontributor : Asep M Ramdan

Siswa Apresiasi Pelayanan TKA MAN 3 Majalengka, Ujian Berlangsung Nyaman dan Tertib

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *