Weragati (KEMENAG) — Civitas akademika Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 13 Majalengka kembali menggelar kegiatan pembiasaan rutin yang diawali dengan pembacaan Asmaul Husna di lapangan serbaguna madrasah, Kamis (8/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana strategis dalam memperkuat karakter religius, disiplin, dan pemahaman moderasi beragama bagi seluruh peserta didik.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan hadoroh yang dipimpin oleh Dede Yayan T., S.Ag., dilanjutkan dengan lantunan Asmaul Husna yang dipimpin oleh murid kelas 9.1, Muhamad Azhari. Suasana khidmat menyelimuti lapangan saat seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan larut dalam pembacaan nama-nama indah Allah Swt. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Dede Yayan T., S.Ag
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MTsN 13 Majalengka, Abdul Roup, S.Ag., memberikan pengarahan khusus mengenai pentingnya menanamkan nilai-nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari sesuai ajaran Islam.

“Toleransi menurut Islam adalah sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, bersikap adil, serta hidup berdampingan secara damai tanpa mengorbankan akidah dan prinsip-prinsip ajaran agama. Islam mengajarkan kita untuk tidak memaksakan agama kepada orang lain, menghormati hak setiap manusia, dan senantiasa berbuat baik,” ujar Roup di hadapan para siswa.
Lebih lanjut, Abdul Roup menegaskan bahwa prinsip toleransi ini berlandaskan pada firman Allah Swt. dalam Surah Al-Kafirun ayat 6 (*لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ*) serta Surah Al-Mumtahanah ayat 8 yang memerintahkan umat Islam untuk berlaku adil dan berbuat baik kepada sesama manusia yang tidak memerangi mereka.
“Toleransi dalam Islam merupakan wujud akhlak mulia yang harus kita terapkan sehari-hari demi terciptanya kerukunan dan kedamaian, tanpa mencampuradukkan akidah serta tata cara ibadah,” tegasnya.
Kegiatan rutin ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik kepada Allah Swt., tetapi juga membentuk karakter murid yang berakhlakul karimah dan siap menjadi generasi penerus yang moderat. Ke depan, MTsN 13 Majalengka berkomitmen untuk terus menjaga kebiasaan positif ini agar lingkungan madrasah tetap nyaman, religius, dan penuh keberkahan.
Diharapkan melalui penguatan nilai-nilai keagamaan dan pembiasaan karakter di lingkungan madrasah ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan serta mendukung komitmen Kementerian Agama dalam mewujudkan tata kelola layanan pendidikan keagamaan yang unggul dan ramah bagi masyarakat.
Kontributor : Obay Bashori


Komentar