Majalengka (KEMENAG) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka mengapresiasi prestasi siswi madrasah yang berhasil menembus jajaran sepuluh besar terbaik nasional sekaligus memperkuat koordinasi pelaksanaan agenda strategis kelembagaan. Pesan tersebut disampaikan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Ade Firmansyah, S.Sos.I., M.Pd.I., saat bertindak sebagai pembina apel pagi rutin di halaman Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Senin (12/10/2026).
Dalam arahannya, Ade memberikan apresiasi khusus kepada Nayzelia Athaya Radhiani, siswi MIS Plus Istiqomah, yang berhasil meraih peringkat kedua dari sepuluh besar terbaik nasional dalam ajang Olimpiade. Prestasi tersebut mengantarkan Nayzelia mewakili Provinsi Jawa Barat pada kompetisi tingkat nasional untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS).
Capaian Nayzelia menjadi kabar membanggakan bagi madrasah di Kabupaten Majalengka. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa peserta didik madrasah memiliki peluang untuk bersaing di tingkat nasional melalui kemampuan akademik, persiapan yang baik, dan pembinaan yang berkelanjutan.

Apresiasi yang disampaikan dalam apel pagi itu diharapkan menjadi penyemangat bagi peserta didik, guru, dan pengelola madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran. Kesempatan mewakili Jawa Barat di tingkat nasional juga menjadi momentum bagi madrasah untuk memperkuat pendampingan terhadap peserta didik agar mampu mengembangkan potensi dan meraih prestasi yang lebih luas.
Tingkatkan Kompetensi dan Efisiensi Kerja
Selain menyoroti prestasi peserta didik, Ade Firmansyah mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Majalengka agar mampu bekerja secara efektif melalui perencanaan yang matang dan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan.
Ia menggunakan filosofi mengasah kapak sebelum menebang pohon untuk menggambarkan pentingnya mempersiapkan diri sebelum menyelesaikan pekerjaan. Menurutnya, kesibukan dalam menjalankan tugas perlu diimbangi dengan upaya meningkatkan kemampuan, mengevaluasi cara kerja, dan menyiapkan perangkat pendukung yang diperlukan.
Pesan tersebut mengajak para pegawai untuk tidak hanya berfokus pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memperhatikan strategi yang digunakan agar hasilnya lebih optimal. Penguasaan kompetensi, kesiapan menghadapi kendala, serta pemanfaatan teknologi penunjang operasional menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran tugas sehari-hari.
Dengan persiapan yang baik, ASN diharapkan dapat merespons berbagai permasalahan dan beban kerja secara lebih terukur. Efisiensi juga perlu diwujudkan melalui pemanfaatan waktu dan sumber daya secara tepat, tanpa mengurangi ketelitian maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kawal Agenda Strategis Pendidikan Madrasah
Pada kesempatan tersebut, Ade Firmansyah turut menyampaikan sejumlah agenda Seksi Pendidikan Madrasah yang perlu mendapat perhatian dan pengawalan bersama sepanjang pekan ini.

Pengawas dan kepala madrasah diinstruksikan untuk memantau aplikasi Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) tahunan secara berkala. Pemantauan tersebut penting agar proses penilaian dapat berjalan sesuai tahapan dan informasi yang diperlukan tersedia dengan baik.
Seksi Pendidikan Madrasah juga mempersiapkan fasilitasi Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) susulan yang dijadwalkan pada 15 Oktober 2026. Pelaksanaan agenda ini memerlukan koordinasi agar peserta yang mengikuti asesmen susulan dapat terlayani sesuai ketentuan.
Agenda lainnya ialah pengawalan Survei Implementasi Kurikulum yang berlangsung pada 11–14 Oktober 2026. Survei tersebut menyasar lima persen dari total populasi guru dan siswa. Karena itu, koordinasi dengan satuan pendidikan menjadi bagian penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan dan keterlibatan sasaran survei sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Pengawas dan kepala madrasah memiliki peran penting dalam memastikan informasi mengenai agenda tersebut tersampaikan dengan baik. Pemantauan yang konsisten juga membantu mengidentifikasi kendala sejak awal sehingga tindak lanjut dapat dilakukan secara tepat.
Perkuat Koordinasi Lintas Seksi
Ade Firmansyah selanjutnya menyampaikan perkembangan agenda dari sejumlah seksi di lingkungan Kemenag Kabupaten Majalengka. Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) tengah mematangkan pelaksanaan supervisi agenda triwulan, sedangkan Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) mempersiapkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026.
Sementara itu, Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) berfokus menjaga kelancaran pelayanan harian bagi Guru PAI. Masing-masing agenda tersebut membutuhkan kesiapan personel, koordinasi yang terarah, serta pengelolaan pekerjaan sesuai tugas dan tanggung jawab setiap unit.
Penyampaian agenda lintas seksi dalam apel pagi menjadi sarana untuk menyamakan pemahaman mengenai prioritas pekerjaan dan memastikan kegiatan yang telah direncanakan mendapat perhatian bersama. Melalui koordinasi tersebut, setiap unit kerja diharapkan dapat menjalankan tugas secara selaras tanpa mengabaikan kebutuhan pelayanan rutin.
Apel pagi pun menjadi momentum untuk menghubungkan capaian yang membanggakan dengan tanggung jawab kelembagaan yang harus terus ditingkatkan. Prestasi peserta didik perlu diikuti oleh penguatan pembinaan madrasah, sementara pelaksanaan agenda strategis perlu ditopang ASN yang kompeten, sigap, dan mampu bekerja secara efisien.
Kemenag Kabupaten Majalengka terus mendorong seluruh jajaran untuk menjaga kualitas kinerja dan koordinasi dalam menjalankan tugas. Dengan persiapan yang matang serta pelaksanaan program yang terarah, pelayanan kepada masyarakat dan dukungan terhadap kemajuan pendidikan madrasah diharapkan semakin optimal.
Kontributor: Herry/ D.Win


Komentar