Berita Daerah KUA

Wujud Kerja Sama Lintas Sektoral, Penyuluh Agama KUA Ligung Pimpin Doa dalam Pelantikan Perangkat Desa Kedungsari

Ligung (KEMENAG) — Wujud nyata kerja sama lintas sektoral antara Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ligung dengan Pemerintah Desa Kedungsari ditunjukkan melalui keterlibatan Penyuluh Agama Islam KUA Ligung, Maman Sulaeman, S.Sos., dalam acara pelantikan tiga perangkat Desa Kedungsari. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Kedungsari, Kecamatan Ligung, Rabu (7/10/2026) malam.

Dalam kegiatan tersebut, Maman Sulaeman, S.Sos., dipercaya untuk memimpin doa pada rangkaian acara pelantikan perangkat desa. Kehadiran Penyuluh Agama Islam dalam kegiatan pemerintahan desa menjadi bagian dari sinergi lintas sektoral dalam mendukung pelayanan keagamaan sekaligus pembangunan masyarakat di tingkat desa.

Tiga perangkat Desa Kedungsari yang dilantik berdasarkan Surat Keputusan Kepala Desa Kedungsari Nomor 11 Tahun 2026 tersebut adalah Ruslan Abdul Ghani sebagai Kepala Seksi Pemerintahan (Kasipem), Yusuf Fitro’i sebagai Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU), dan Suernawati sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan.

Acara pelantikan turut dihadiri sejumlah perangkat desa, baik perangkat yang baru dilantik maupun perangkat desa sebelumnya, di antaranya Kepala Dusun Salim, Kasi Pelayanan Irman, serta unsur perangkat desa lainnya. Hadir pula Camat Ligung, Kapolsek Ligung, Danramil Ligung, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kedungsari, Eka Rasmika, menyampaikan bahwa seluruh perangkat desa harus menjalankan tugas sesuai arahan dan ketentuan pimpinan. Menurutnya, hal tersebut menjadi bagian penting dalam membangun integritas dan loyalitas dalam menjalankan roda pemerintahan desa.

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Supervisor MAN 1 Majalengka Gelar Supervisi Guru PKN

Eka juga menyampaikan bahwa masyarakat Desa Kedungsari saat ini secara swadaya tengah membangun sejumlah gapura sebagai salah satu upaya memperkuat identitas desa dan mendorong terwujudnya Desa Kedungsari sebagai desa wisata.

Sementara itu, Camat Ligung dalam sambutannya menekankan pentingnya persatuan dan kebersamaan sebagai modal utama dalam membangun desa.

“Dalam membangun sebuah desa, modal utamanya adalah persatuan dan kebersamaan. Pak Kuwu dan seluruh perangkat desa harus pandai membaca situasi. Apabila ada peluang program, segera diajukan, terlebih Desa Kedungsari memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi desa wisata,” ungkapnya.

Camat juga mendorong Pemerintah Desa Kedungsari agar terus membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai pihak sehingga setiap potensi dan peluang pembangunan yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat.

Di tempat terpisah, Kepala KUA Kecamatan Ligung, H. Mahmud Ro’i, SEI., menyampaikan apresiasi terhadap sinergi yang terus dibangun antara KUA Ligung dengan pemerintah desa.

Perkuat Mental ASN, Kasi PAIS Kemenag Majalengka Hadiri Pengajian dan Belajar Bahasa Arab Se-Jabar

Menurutnya, keterlibatan Penyuluh Agama Islam dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan dan pemerintahan merupakan bagian dari tugas untuk hadir di tengah masyarakat serta memperkuat kerja sama lintas sektoral.

“Penyuluh Agama Islam tidak hanya hadir dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga harus mampu membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah serta berbagai unsur masyarakat. Kami berharap kerja sama seperti ini terus ditingkatkan, sehingga keberadaan KUA dan Penyuluh Agama dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar H. Mahmud Ro’i.

Ia juga berharap perangkat desa yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta bersama-sama mendukung berbagai program pembangunan Desa Kedungsari.

“Semoga para perangkat desa yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik, bekerja dengan penuh keikhlasan, menjaga integritas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mudah-mudahan sinergi antara KUA, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat,” harapnya.

Rangkaian kegiatan pelantikan kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Penyuluh Agama Islam KUA Ligung, Maman Sulaeman, S.Sos. Doa tersebut menjadi penutup sekaligus harapan agar para perangkat desa yang baru dilantik senantiasa diberikan kekuatan, kejujuran, dan kelancaran dalam menjalankan amanah untuk kemajuan Desa Kedungsari.

Seksi Pendidikan Madrasah Evaluasi Penggunaan Dana BOS di Empat Madrasah

Kontributor: Maman Sulaeman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *