Talaga (KEMENAG) – Guna membentengi peserta didik dari perilaku menyimpang dan menciptakan lingkungan belajar yang aman, MTs Negeri 5 Majalengka menggelar kegiatan Pembinaan Budaya Pelajar Tertib dan Anti-Bullying. Kegiatan yang bekerja sama dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Talaga ini berlangsung di lapangan utama MTsN 5 Majalengka pada Senin (05/10/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan usai pelaksanaan upacara bendera dan diikuti secara khidmat oleh seluruh siswa-siswi kelas 7, 8, serta 9. Menghadirkan Kanit SAMAPTA Polsek Talaga, Aiptu Sudin Sumardi sebagai narasumber, madrasah berupaya memberikan edukasi langsung mengenai kesadaran hukum, keselamatan berlalu lintas, dan pencegahan tindakan perundungan (bullying).
Dalam penyampaian materinya, Aiptu Sudin Sumardi mengingatkan para siswa agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan kendaraan yang sesuai dengan standar keselamatan, serta menghindari penggunaan knalpot bising (brong). Selain itu, para peserta didik juga diimbau untuk menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti perilaku merokok dan kebiasaan nongkrong yang tidak produktif selepas jam pelajaran.
“Penanaman disiplin sejak dini merupakan kunci utama bagi para siswa untuk meraih cita-cita dan menjadi pribadi yang sukses di masa depan,” ujar Sudin di hadapan seluruh siswa MTsN 5 Majalengka.
Sementara itu, Kepala MTs Negeri 5 Majalengka, H. Jajang Gunawan, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada pihak Polsek Talaga atas sinergi edukatif yang terjalin. Beliau menegaskan bahwa pembinaan karakter dan disiplin merupakan agenda krusial madrasah dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia.
“Kami menyambut baik dan sangat mendukung kegiatan pembinaan ini. Edukasi mengenai tata tertib lalu lintas dan bahaya perundungan (bullying) sangat penting bagi para siswa agar mereka memiliki kesadaran hukum serta rasa saling menghargai sesama teman. Kami berharap seluruh peserta didik dapat mengimplementasikan nilai-nilai kedisiplinan ini dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di masyarakat,” tutur Jajang.
Sebagai bentuk tindak lanjut, pihak MTsN 5 Majalengka berkomitmen untuk terus menjalin sinergi berkelanjutan dengan aparat kepolisian dan instansi terkait dalam program edukasi karakter peserta didik secara berkala.
Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi terwujudnya iklim madrasah yang kondusif, ramah anak, dan bebas dari tindakan bullying, serta mendukung upaya Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan berkemajuan.
Kontributor : Maula Devani


Komentar