Weragati (KEMENAG) – Jajaran guru MTsN 13 Majalengka mengikuti kegiatan Verifikasi Perangkat Pembelajaran Kurikulum Berbasis Cinta yang dilaksanakan di Ruang Guru MTsN 3 Majalengka pada Senin (14/9/2026). Kegiatan ini digelar sebagai upaya MTsN 13 Majalengka dalam meningkatkan mutu perencanaan pembelajaran serta memperkuat penanaman nilai-nilai karakter dan kasih sayang kepada peserta didik.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para guru MTsN 13 Majalengka menyerahkan dokumen perangkat pembelajaran untuk diperiksa dan ditelaah secara mendalam. Proses verifikasi berfokus pada kesesuaian antara materi ajar, tujuan pembelajaran, serta pengintegrasian prinsip-prinsip Kurikulum Berbasis Cinta ke dalam setiap kegiatan belajar mengajar.
Hadir sebagai narasumber, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Asep Saeful Hidayat, S.Ag., memberikan pendampingan serta evaluasi menyeluruh terhadap berkas yang diajukan para pendidik.
“Kegiatan verifikasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa perangkat pembelajaran yang disusun oleh guru-guru MTsN 13 Majalengka tidak hanya berorientasi pada ketuntasan akademis, tetapi juga mampu membangun kepribadian siswa yang penuh kasih. Masukan dan catatan evaluasi yang ada hendaknya segera ditindaklanjuti sebagai bahan perbaikan,” ujar Asep.
Seluruh proses verifikasi berlangsung dengan tertib dan lancar. Berbagai bagian yang membutuhkan penyempurnaan langsung dicatat oleh para guru MTsN 13 Majalengka sebagai bahan revisi agar perangkat ajar yang disusun semakin mantap dan siap diterapkan di kelas.
Melalui verifikasi ini, guru-guru MTsN 13 Majalengka diharapkan mampu menyajikan perangkat pembelajaran yang lebih berkualitas, sistematis, dan selaras dengan prinsip Kurikulum Berbasis Cinta. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen MTsN 13 Majalengka dalam mencetak peserta didik yang berkarakter, berakhlak mulia, peduli, serta memiliki kecintaan terhadap ilmu, diri sendiri, sesama, lingkungan, dan bangsa, sekaligus mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka.
Kontributor : Obay Bashori


Komentar