Berita Daerah
Beranda » Berita » Kolaborasi MAN 3 Majalengka dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Perkuat Budaya Peduli Lingkungan

Kolaborasi MAN 3 Majalengka dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Perkuat Budaya Peduli Lingkungan

Jatiwangi (KEMENAG)  — Upaya membangun budaya peduli lingkungan di madrasah tidak dapat dilakukan secara instan. Dibutuhkan komitmen, kolaborasi, dan keberlanjutan. Semangat itu tercermin dari kerja sama antara MAN 3 Majalengka dengan UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang dimulai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) pada 11 Juli 2026.

Meski telah berlangsung beberapa waktu lalu, kolaborasi tersebut hingga kini masih menjadi pijakan penting dalam penguatan program pengelolaan sampah di lingkungan MAN 3 Majalengka. Kerja sama ini menjadi bagian dari ikhtiar madrasah dalam menumbuhkan budaya hidup bersih, sehat, dan ramah lingkungan.

Penandatanganan MoU yang dilaksanakan di Ruang Belajar Bersama (RBB) MAN 3 Majalengka saat itu dirangkaikan dengan pelatihan pengelolaan sampah yang diikuti seluruh guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan menghadirkan Ketua Program Studi Biologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai narasumber yang memberikan pembekalan mengenai pengelolaan sampah berbasis edukasi dan pemberdayaan.

Selain memperoleh materi mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya, peserta juga mengikuti praktik pemilahan sampah organik dan anorganik serta pengolahan limbah menjadi produk yang memiliki nilai guna. Pelatihan tersebut menjadi bekal awal bagi warga madrasah untuk menerapkan pengelolaan sampah secara lebih sistematis.

Hj. Ela Nurlaela, M. Pd., Kepala MAN 3 Majalengka menegaskan bahwa kerja sama dengan perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk menghadirkan perubahan yang berkelanjutan.

PPL di KUA Palasah, Mahasiswa STID Al-Biruni Bakal Pelajari Transformasi Layanan Keagamaan Modern

“Kolaborasi ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah nyata kita untuk menciptakan ekosistem madrasah yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan. Melalui pendampingan akademis dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung, kami berharap para guru dan tenaga kependidikan dapat menjadi pelopor pengelolaan sampah mandiri di lingkungan madrasah maupun pemukiman masing-masing,” ujar Ela.

Seiring berjalannya waktu, semangat yang dibangun melalui kerja sama tersebut terus menjadi pengingat bahwa pengelolaan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kebiasaan memilah sampah, menjaga kebersihan, dan memanfaatkan kembali limbah yang masih bernilai menjadi bagian dari budaya yang terus diperkuat di lingkungan madrasah.

Kolaborasi ini juga sejalan dengan komitmen MAN 3 Majalengka dalam mendukung program pelestarian lingkungan dan penguatan pendidikan karakter. Melalui sinergi antara madrasah dan perguruan tinggi, pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan.

Meskipun MoU telah ditandatangani pada 11 Juli 2026, nilai dan semangat kerja sama tersebut tetap relevan hingga saat ini. Keberlanjutan program menjadi bukti bahwa sebuah kolaborasi akan memberikan dampak yang lebih besar ketika diikuti dengan komitmen untuk terus mengimplementasikan hasilnya dalam kehidupan sehari-hari.

Kontributor : Firman Saefatullah

Semarakkan HUT ke-81 RI, Penyuluh dan Staf KUA Sindang Gotong Royong Pasang Bendera dan Umbul-Umbul

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *