Berita Kemenag
Beranda » Berita » Wujudkan Pendidikan Unggul, PGMI Majalengka Gelar Workshop Kurikulum Berbasis Cinta

Wujudkan Pendidikan Unggul, PGMI Majalengka Gelar Workshop Kurikulum Berbasis Cinta

Majalengka (Humas Kemenag Majalengka) – Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) Kabupaten Majalengka menggelar Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada Selasa (30/12/2025). Kegiatan yang mengusung tema “Menuju Majalengka Langkung Sae” ini dilaksanakan di Aula KPRI Hikmah Kemenag Majalengka dengan diikuti oleh 70 peserta.

Acara tersebut dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag. Turut hadir Ketua PGMI Kabupaten Majalengka, H. Didi Rusmidi, S.Pd., M.Si., beserta jajaran pengurus lainnya.

Dalam arahannya, H. Heru Hoerudin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PGMI atas inisiatif menyelenggarakan workshop KBC sebagai upaya nyata meningkatkan kualitas tenaga pendidik. Ia menegaskan bahwa PGMI merupakan wadah strategis bagi guru madrasah untuk berkembang.

“PGMI adalah organisasi profesi yang wajib menjadi rumah bagi seluruh guru madrasah. Organisasi ini berfungsi sebagai ruang berbagi pemikiran, pengembangan diri (self-development), penyalur aspirasi, hingga pendampingan hukum bagi guru yang membutuhkan,” ujar Heru.

Lebih lanjut, Heru menekankan tiga poin penting dalam Asta Protes yang harus menjadi perhatian guru madrasah: peningkatan kerukunan dan cinta kemanusiaan, penguatan ekoteologi, serta perwujudan pendidikan yang unggul, ramah, dan terintegrasi.

KUA Bantarujeg Gelar Mini Camp: Perkuat Karakter Remaja Demi Fondasi Keluarga Sakinah

Di tempat yang sama, Ketua PGMI Kabupaten Majalengka, H. Didi Rusmidi, S.Pd., M.Si., dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan Kepala Kantor Kemenag Majalengka yang terus mendukung program-program PGMI.

Ia menjelaskan bahwa selain fokus pada peningkatan kompetensi, PGMI juga terus berjuang bagi kesejahteraan guru honorer madrasah swasta melalui berbagai jalur, mulai dari audiensi dengan DPRD, DPR RI, Kemenag RI, hingga Kemenpan-RB.

“Workshop hari ini adalah langkah kami mendukung program Kemenag dan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Melalui penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dan penguasaan konten digital, kami berharap guru dan madrasah di Majalengka semakin unggul dan kompetitif di era transformasi ini,” pungkas Didi.

Kegiatan workshop ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para guru dalam mengimplementasikan nilai-nilai kasih sayang dalam proses belajar mengajar, sejalan dengan visi Majalengka yang lebih baik (Langkung Sae).

Kontributor : Endang Mu’min

Penyuluh Agama KUA Malausma: Puasa Adalah Perisai dan Pengendali Produktivitas ASN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

🌙 Menuju Idul Fitri 1447 H

0
Hari
0
Jam
0
Menit
0
Detik

Playlist Video Kemenag Majalengka