Berita Daerah KUA
Beranda » Berita » The MOST KUA: Sinergi KUA Cikijing dan SMAN 1 Cikijing Cetak Generasi Tangguh dan Terencana

The MOST KUA: Sinergi KUA Cikijing dan SMAN 1 Cikijing Cetak Generasi Tangguh dan Terencana

Cikijing (KEMENAG) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cikijing melakukan gebrakan inovatif dalam membina karakter remaja melalui program bertajuk “The MOST KUA” (Move For Maslahat Sakinah Terencana). Kegiatan yang berlangsung di SMAN 1 Cikijing pada Kamis (26/2/2026) ini bertujuan membekali para siswa agar menjadi pribadi yang matang secara emosional serta bervisi masa depan.

Program ini bukan sekadar sosialisasi searah, melainkan sebuah gerakan sadar untuk membangun ketahanan diri siswa di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

Kepala KUA Cikijing sekaligus pemateri utama, Idi, S.Ag., menekankan bahwa fondasi utama bagi seorang remaja sebelum melangkah ke jenjang yang lebih serius adalah kesehatan mental dan kedewasaan sikap.

“Kami hadir di sekolah bukan hanya untuk bicara soal pernikahan, tetapi soal kemaslahatan hidup. Melalui The MOST KUA, kami ingin siswa SMAN 1 Cikijing memiliki resiliensi atau ketahanan diri yang kuat. Generasi yang hebat adalah mereka yang mampu mengelola emosi dan memahami potensi dirinya sebelum memutuskan untuk membangun keluarga di masa depan,” ujar Idi dalam paparannya.

Dalam pelaksanaannya, Idi dibantu oleh tim Penyuluh Agama Islam, salah satunya Abdul Wahab. Ia secara aktif membuka ruang dialog interaktif dengan para siswa untuk memetakan tujuan hidup dan memberikan edukasi mengenai dampak risiko dari keputusan yang terburu-buru.

KUA Bantarujeg Gelar Mini Camp: Perkuat Karakter Remaja Demi Fondasi Keluarga Sakinah

Salah satu fokus utama dalam sesi ini adalah pencegahan pernikahan dini. Para siswa diberikan pemahaman komprehensif bahwa pernikahan memerlukan kesiapan fisik, ekonomi, dan yang terpenting adalah kesiapan ilmu.

“Pernikahan bukan hanya soal romantisme, melainkan ikatan suci yang menuntut kesiapan mental dan reproduksi. Kami ingin adik-adik di sini fokus meraih cita-cita terlebih dahulu. Rencanakan masa depan dengan matang, karena keluarga yang sakinah hanya bisa lahir dari pribadi yang sudah ‘selesai’ dengan persiapan dirinya,” tambah Idi.

Kepala SMAN 1 Cikijing, Lilis Ida Rusidah, S.Pd., M.Pd. menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, sinergi antara institusi pendidikan dan institusi keagamaan seperti KUA sangat diperlukan untuk membentengi moralitas siswa.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran KUA Cikijing dengan program The MOST-nya. Ini adalah cakrawala baru bagi anak didik kami. Di sekolah mereka belajar akademis, namun lewat kegiatan ini mereka mendapatkan bekal kecakapan hidup (life skills) yang nyata. Kami ingin lulusan SMAN 1 Cikijing tidak hanya cerdas, tapi juga bervisi dalam membangun masa depan yang terencana,” ungkap Lilis Ida Rusidah.

Kegiatan ini diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Dengan memahami pentingnya kesehatan diri dan perencanaan hidup sejak dini, para siswa diharapkan mampu menghindari pergaulan bebas dan pernikahan di bawah umur, sekaligus menjadi motor penggerak terciptanya masyarakat yang kuat dan sejahtera di masa depan.

Penyuluh Agama KUA Malausma: Puasa Adalah Perisai dan Pengendali Produktivitas ASN

Kontributor : Endang Mu’min/Idi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

🌙 Menuju Idul Fitri 1447 H

0
Hari
0
Jam
0
Menit
0
Detik

Playlist Video Kemenag Majalengka