Berita Kemenag
Beranda » Berita » Sambut Ramadan 1447 H, Kemenag Majalengka Gelar Tradisi Munggahan dan Perkuat Ukhuwah

Sambut Ramadan 1447 H, Kemenag Majalengka Gelar Tradisi Munggahan dan Perkuat Ukhuwah

Majalengka (KEMENAG)– Menyongsong datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka menyelenggarakan acara “Munggahan” bersama di Halaman Masjid Al-Ikhlas Kantor Kemenag Majalengka, pada Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi diri sekaligus mempererat tali silaturahmi antarpegawai di lingkungan Kemenag.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Dr. H. Agus Sutisna, S.Ag., M.Pd., Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Majalengka, H. Abu Mansyur, S.Ag., M.Pd., Kasubag TU, Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag., serta jajaran Kepala Seksi, Penyelenggara Zakat Wakaf, Pengawas Madrasah, dan Pengawas PAI. Turut hadir pula Ketua FKUB Kabupaten Majalengka, Drs. KH. Abdul Muiz, M.Ag., yang memberikan tausiyah keagamaan.

Dalam sambutan pembukanya, Kasubag TU Dr. H. Heru Hoerudin menjelaskan bahwa Munggahan merupakan satu dari tujuh tradisi lokal masyarakat dalam menyambut dan mengisi bulan Ramadan. Ia merinci tradisi tersebut meliputi Rewah (ziarah kubur), Munggahan (meningkatkan kualitas mental), Nyorog (saling berbagi makanan), dan Keramasan sebagai simbol pembersihan diri.

“Tradisi Munggahan ini diinisiasi oleh Bapak Kepala Kantor dengan tujuan utama meningkatkan ukhuwah serta semangat bersedekah di antara kita semua sebelum memasuki bulan puasa,” ujar Heru.

Kepala Kantor Kemenag Majalengka, H. Agus Sutisna, dalam arahannya menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan selama memimpin. Ia mengajak seluruh pegawai untuk memasuki bulan Ramadan dengan hati yang bersih dan fokus pada kegiatan positif.

KUA Bantarujeg Gelar Mini Camp: Perkuat Karakter Remaja Demi Fondasi Keluarga Sakinah

“Mari kita isi bulan suci Ramadan nanti dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Pada kesempatan ini, saya juga secara resmi membubarkan panitia Rapat Kerja Kemenag Majalengka dan mengucapkan terima kasih atas dedikasi seluruh pihak yang terlibat,” ungkap Agus.

Dalam rangkaian acara tersebut, dilakukan pula penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada Ketua Kelompok Kerja Pengawas PAI sebagai bentuk penguatan tugas fungsi pengawas di lapangan.

Puncak acara diisi dengan tausiyah sarat makna oleh Ketua FKUB Kabupaten Majalengka, Drs. KH. Abdul Muiz, M.Ag. Dalam penyampaiannya yang komunikatif, ia mengajak seluruh hadirin untuk merenungi sebuah hadis Nabi SAW riwayat Ibnu Abbas R.A. mengenai empat pilar kebahagiaan. Menurutnya, siapa pun yang dianugerahi empat hal ini, maka ia sejatinya telah menggenggam kebaikan dunia dan akhirat.

Kunci pertama adalah memiliki lisanun dzakhirun, yakni lisan yang senantiasa basah dengan zikir kepada Allah SWT. KH. Abdul Muiz menekankan bahwa zikir tidak harus selalu bersuara lantang, melainkan bisa dilakukan di dalam hati di sela-sela kesibukan bekerja atau berkendara.

“Zikir yang paling utama adalah membaca Al-Qur’an. Minimal bacalah 50 ayat dalam sehari semalam agar kita tidak tergolong orang yang lalai (ghafilin),” pesannya.

Penyuluh Agama KUA Malausma: Puasa Adalah Perisai dan Pengendali Produktivitas ASN

Selanjutnya, ia memaparkan pentingnya qolbun syakirun atau hati yang senantiasa bersyukur. Ia mengaitkan syukur dengan konsep Iqra, di mana setiap pegawai diharapkan mampu membaca diri dan melakukan introspeksi atas kewajiban yang telah dijalankan. Sikap syukur ini harus dibarengi dengan badanun ‘alal bala-i shobirun, yaitu keteguhan jiwa dan raga dalam menghadapi setiap ujian hidup. Iamengingatkan bahwa rezeki, baik besar maupun kecil, hakikatnya datang dari Allah, sementara pimpinan atau pekerjaan hanyalah perantara yang harus disikapi dengan kesabaran.

Sebagai penutup, KH. Abdul Muiz menyebutkan kehadiran zaujatan sholihah atau istri salehah sebagai anugerah pelengkap. Di hadapan para anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP), beliau memuji peran istri pegawai Kemenag yang telah menjadi pendukung moral bagi suami dalam menjaga integritas pekerjaan.

“Menyongsong Ramadan ini, mari kita perbaiki diri. Gerakkan lisan untuk berzikir dan hati untuk bersyukur. Jangan pernah menyanjung rezeki orang lain hingga lupa mensyukuri apa yang kita miliki, karena di sanalah letak kedamaian hati yang sesungguhnya,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan lantunan selawat oleh grup Hadrah, kemudian diakhiri dengan ramah tamah serta makan bersama seluruh keluarga besar Kemenag Kabupaten Majalengka.

Kontributor : Endang Mu’min

Estafet Kepemimpinan MAN 2 Majalengka: Yayan Ristaman Jaya Serahkan Jabatan kepada H. Dodo Sunandi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

🌙 Menuju Idul Fitri 1447 H

0
Hari
0
Jam
0
Menit
0
Detik

Playlist Video Kemenag Majalengka