Berita Kemenag
Beranda » Berita » Perkuat Sinergi dan Kapasitas, HIPAP Jawa Barat Gelar Camping Bersama di Sumedang

Perkuat Sinergi dan Kapasitas, HIPAP Jawa Barat Gelar Camping Bersama di Sumedang

Sumedang (KEMENAG) — Himpunan Penyuluh Agama Perempuan (HIPAP) Provinsi Jawa Barat sukses menyelenggarakan kegiatan “Camping Bersama HIPAP Jawa Barat” yang berlangsung pada 31 Januari hingga 1 Februari 2026. Bertempat di alam terbuka Kampung Ladang, Kabupaten Sumedang, acara ini dihadiri oleh 90 peserta yang merupakan perwakilan penyuluh agama perempuan dari berbagai daerah di wilayah Jawa Barat.

Kegiatan ini dirancang bukan sekadar sebagai ajang silaturahmi, melainkan juga sebagai upaya strategis dalam penguatan kapasitas dan profesionalitas para penyuluh dalam menghadapi dinamika sosial di masyarakat.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, H. Hamzah Rukmana, S.Ag., M.A. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif HIPAP yang memilih konsep luar ruang untuk mempererat hubungan antaranggota.

“Penyuluh agama perempuan memiliki sentuhan yang khas dalam pembinaan umat. Melalui kegiatan camping ini, saya berharap muncul semangat kebersamaan yang lebih kuat dan profesionalitas yang meningkat dalam menjalankan tugas-tugas kepenyuluhan di lapangan,” ujar Hamzah.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PW IPARI Jawa Barat, H. Ujang Tohidin, M.Ag., menekankan bahwa soliditas organisasi adalah kunci keberhasilan program kerja.

KUA Bantarujeg Gelar Mini Camp: Perkuat Karakter Remaja Demi Fondasi Keluarga Sakinah

Sementara itu, Ketua PW HIPAP Jawa Barat, Hj. Titin Supriatin, M.Ag., dalam laporannya menegaskan komitmen HIPAP untuk terus menjadi garda terdepan dalam pembinaan keluarga sakinah dan masyarakat.

“HIPAP harus menjadi wadah yang solid. Kita ingin memastikan bahwa peran penyuluh perempuan semakin berdampak nyata dan diakui eksistensinya dalam mengawal moralitas bangsa,” tegas Titin.

Tak hanya berisi kegiatan rekreatif, Camping Bersama ini juga diisi dengan sesi pembinaan intensif. Ketua Tim Kepenyuluhan Kanwil Kemenag Jawa Barat, H. Deden Moh. Farid, M.Ag., memaparkan materi terkait dinamika kepenyuluhan terkini serta memberikan bimbingan teknis mengenai optimalisasi aplikasi E-PA.

“Transformasi digital adalah keniscayaan. Pengisian aplikasi E-PA bukan sekadar tuntutan administratif, melainkan potret kinerja yang harus terdokumentasi dengan baik agar keberadaan penyuluh dapat terukur secara valid,” jelas Deden.

Sebagai penutup rangkaian pembinaan, Kabid Urais Kanwil Kemenag Jawa Barat sekaligus penggagas HIPAP, Dr. H. Ohan Burhan, M.Pd., memberikan suntikan motivasi bagi para peserta. Ia mengingatkan kembali filosofi pembentukan HIPAP sebagai motor penggerak perubahan di tengah masyarakat.

Penyuluh Agama KUA Malausma: Puasa Adalah Perisai dan Pengendali Produktivitas ASN

“HIPAP lahir dari kebutuhan akan wadah perjuangan bagi perempuan. Teruslah bersinergi, jangan berjalan sendiri-sendiri, karena tantangan di masyarakat saat ini membutuhkan jawaban yang kolektif dan cerdas,” pesan Ohan.

Melalui kegiatan dua hari satu malam ini, diharapkan para penyuluh agama perempuan Jawa Barat kembali ke daerah masing-masing dengan semangat baru, pemahaman teknologi yang lebih baik, serta sinergi yang lebih kokoh untuk melayani umat.

Kontributor : Alif Sinta

Estafet Kepemimpinan MAN 2 Majalengka: Yayan Ristaman Jaya Serahkan Jabatan kepada H. Dodo Sunandi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

🌙 Menuju Idul Fitri 1447 H

0
Hari
0
Jam
0
Menit
0
Detik

Playlist Video Kemenag Majalengka