Berita Daerah
Beranda » Berita » Perkuat Pemahaman Fiqih Pelajar, KUA Banjaran Bedah Kitab Safinah di SMPN 1 Banjaran

Perkuat Pemahaman Fiqih Pelajar, KUA Banjaran Bedah Kitab Safinah di SMPN 1 Banjaran

Banjaran (Humas Kemenag Majalengka) – Sebagai langkah nyata dalam membentengi moral dan meningkatkan literasi keagamaan generasi muda, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, kembali menggelar kajian rutin bagi pelajar di SMP Negeri 1 Banjaran pada Rabu (14/1/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara berkesinambungan setiap hari Rabu ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa dan siswi dari berbagai tingkatan kelas. Pada kesempatan kali ini, materi kajian difokuskan pada pembahasan Shalat Jama’, dengan merujuk pada Kitab Safinah an-Najah sebagai literatur fiqih dasar yang sangat populer di kalangan pesantren dan madrasah.

Penyuluh Agama Islam KUA Banjaran, Ani Nuraeni, S.H., yang akrab disapa “Bu Nyai” di lingkungan kerjanya, hadir sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan secara mendalam mengenai pengertian, syarat sah, hingga tata cara pelaksanaan Shalat Jama’ baik Taqdim maupun Takhir.

“Ibadah bukan sekadar rutinitas fisik, melainkan pondasi karakter. Kami memilih membahas Shalat Jama’ agar para siswa memahami bahwa Islam adalah agama yang memudahkan atau memiliki prinsip rukhsah (keringanan). Penting bagi mereka untuk tahu bagaimana tetap menjalankan kewajiban shalat saat berada dalam kondisi sulit, seperti ketika sedang dalam perjalanan jauh atau musafir,” ujar Ani Nuraeni di sela-sela kajiannya.

Lebih lanjut, Ani menekankan bahwa penggunaan Kitab Safinah bertujuan untuk memperkenalkan tradisi literasi Islam klasik dengan bahasa yang disederhanakan.

KUA Bantarujeg Gelar Mini Camp: Perkuat Karakter Remaja Demi Fondasi Keluarga Sakinah

“Kajian ini bertujuan memberikan pemahaman dasar tentang ibadah sekaligus menanamkan kebiasaan beribadah yang benar sejak dini. Kami ingin mereka tidak hanya ikut-ikutan, tapi paham dalil dan tata caranya secara mandiri,” tambahnya.

Pihak sekolah menyambut hangat sinergi yang dibangun oleh KUA Banjaran. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP Negeri 1 Banjaran, Sofwan Abdul Jabar, S.Pd.I., menilai kegiatan ini sebagai suplemen penting bagi kurikulum agama di sekolah formal.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran para penyuluh dari KUA. Jujur saja, jam pelajaran PAI di kelas sangat terbatas untuk membedah aspek fiqih secara mendetail.

Dengan adanya kajian rutin ini, para siswa mendapatkan wawasan yang lebih luas dan aplikatif. Ini sangat sejalan dengan visi kami dalam penguatan pendidikan karakter dan pembinaan sikap religius peserta didik di lingkungan sekolah,” ungkap Sofwan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan KUA Kecamatan Banjaran dalam memperluas jangkauan penyuluhan masyarakat, khususnya menyasar kelompok remaja di lembaga pendidikan formal. Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara otoritas keagamaan dan dunia pendidikan dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan pemahaman agama yang moderat serta benar.

Penyuluh Agama KUA Malausma: Puasa Adalah Perisai dan Pengendali Produktivitas ASN

Para siswa tampak partisipatif dalam sesi tanya jawab, menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap praktik ibadah sehari-hari. KUA Banjaran berkomitmen untuk terus mengawal program ini sebagai investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang religius dan bermartabat sejak usia sekolah.

Kontributor : Sofwan Farohi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

🌙 Menuju Idul Fitri 1447 H

0
Hari
0
Jam
0
Menit
0
Detik

Playlist Video Kemenag Majalengka