Berita Daerah
Beranda » Berita » Mencetak Generasi Qur’ani, Kasi PD Pontren dan Kabag Kesra Hadiri Khotmil Qur’an di Ponpes Mursyidul Falaah

Mencetak Generasi Qur’ani, Kasi PD Pontren dan Kabag Kesra Hadiri Khotmil Qur’an di Ponpes Mursyidul Falaah

Sindangwangi (KEMENAG) — Suasana khidmat menyelimuti Desa Leuwilaja, Kecamatan Sindangwangi, saat Pondok Pesantren Mursyidul Falaah menggelar prosesi Tasyakur Khotmil Qur’an dan Imtihan Akhirussanah pada Minggu (08/02/2026). Perhelatan tahunan ini menjadi momentum penting bagi ratusan santri yang telah menyelesaikan tahapan pembelajarannya.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, H. Ade Firmansyah, S.Sos.I., M.Pd.I., serta Bupati Majalengka yang diwakili oleh Kabag Kesra Setda Kabupaten Majalengka, Taswara, S.Sos., M.I.Kom. Turut menyaksikan pula para tokoh masyarakat, wali santri, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kabag Kesra Taswara menyampaikan kekagumannya atas ketekunan para santri. Ia menekankan bahwa peran pondok pesantren sangat krusial dalam membentuk karakter generasi muda di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Pemerintah Kabupaten Majalengka memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ponpes Mursyidul Falaah yang terus konsisten mencetak generasi penghafal Al-Qur’an. Selamat kepada para santri, ini bukanlah akhir, melainkan gerbang awal untuk mengamalkan ilmu. Kami berharap kalian menjadi generasi yang berakhlak mulia, menjadi kebanggaan orang tua, serta mampu berkontribusi positif bagi kemajuan daerah kita,” ujar Taswara.

Tahun ini, sebanyak 278 santri mengikuti prosesi khotmil Qur’an dengan rincian: 178 santri kategori Juz ‘Amma, 92 santri kategori Binnadzor, dan 8 santri kategori Bil Hifdzi.

KUA Bantarujeg Gelar Mini Camp: Perkuat Karakter Remaja Demi Fondasi Keluarga Sakinah

Kasi PD Pontren, H. Ade Firmansyah, menegaskan bahwa Kementerian Agama akan terus mendukung program-program penguatan literasi Al-Qur’an di lingkungan pesantren. Menurutnya, imtihan bukan sekadar seremoni, melainkan wujud akuntabilitas pembelajaran pesantren kepada masyarakat.

“Khotmil Qur’an dan imtihan akhirussanah ini adalah bentuk penghargaan nyata atas dedikasi dan prestasi para santri setelah melalui proses panjang di pesantren. Atas nama Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, kami sangat bangga. Semoga pengalaman batin dan intelektual selama di pesantren menjadi bekal berharga yang menyinari langkah kalian ke depan,” ungkap Ade.

Ia juga menambahkan bahwa penguasaan Al-Qur’an, baik secara binnadzor maupun bil hifdzi, merupakan fondasi yang kokoh dalam menjaga marwah pendidikan Islam di Kabupaten Majalengka.

Rangkaian acara ditutup dengan prosesi doa bersama yang berlangsung penuh haru, terutama saat para santri melakukan sungkem kepada orang tua masing-masing. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan agama, dan masyarakat dalam mencetak generasi religius di Bumi Sindangkasih.

Kontributor : Muhammad Aef Khoerul Anwar

Penyuluh Agama KUA Malausma: Puasa Adalah Perisai dan Pengendali Produktivitas ASN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

🌙 Menuju Idul Fitri 1447 H

0
Hari
0
Jam
0
Menit
0
Detik

Playlist Video Kemenag Majalengka