Berita Kemenag
Beranda » Berita » Majalengka Rayakan Hari Jadi ke-186: Kepala Kemenag Ajak Perkuat Kolaborasi dan Spiritualitas Menuju “Majalengka Langkung Sae”

Majalengka Rayakan Hari Jadi ke-186: Kepala Kemenag Ajak Perkuat Kolaborasi dan Spiritualitas Menuju “Majalengka Langkung Sae”

Majalengka (KEMENAG) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186 di Pendopo Gedung Negara, Rabu (11/2/2026). Peringatan tahun ini menjadi tonggak sejarah baru karena untuk pertama kalinya dirayakan pada tanggal 11 Februari, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2025.

Selain dihadiri oleh tokoh nasional dan pejabat tinggi negara, kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka, Dr. H. Agus Sutisna, S.Ag., M.Pd., menjadi sosok sentral dalam mengawal aspek spiritualitas peringatan tersebut. Tidak hanya memimpin doa penutup, Agus juga menyampaikan pernyataan sikap dan pesan mendalam bagi masa depan Kabupaten Majalengka.

Ditemui di sela-sela acara, Agus menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya terhadap penetapan hari jadi yang baru. Menurutnya, momentum ini adalah saat yang tepat untuk menyatukan visi antara pembangunan fisik dan pembangunan mental-spiritual.

“Peringatan Hari Jadi ke-186 ini bukan sekadar seremoni perubahan tanggal, melainkan refleksi atas jati diri kita sebagai warga Majalengka yang religius. Kesan saya, sinergi antara ulama dan umaro (pemerintah) di Majalengka saat ini semakin solid, dan itulah kunci utama pembangunan,” ujar Agus.

Ia juga menitipkan harapan besar agar visi Majalengka Langkung Sae tidak hanya tercermin dari infrastruktur yang megah, tetapi juga dari akhlak masyarakatnya.

KUA Bantarujeg Gelar Mini Camp: Perkuat Karakter Remaja Demi Fondasi Keluarga Sakinah

“Harapan kami di Kementerian Agama, Majalengka tumbuh menjadi daerah yang mandiri dan cerdas, namun tetap kokoh dalam nilai-nilai luhur dan religiusitas. Kami berkomitmen untuk terus mengawal kerukunan umat beragama sebagai fondasi utama kolaborasi menuju kemajuan,” tambahnya dengan penuh optimisme.

Pesan spiritual tersebut selaras dengan paparan Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, mengenai sejumlah capaian gemilang daerah. Majalengka mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 9,01% pada triwulan II 2025, tertinggi kedua di Jawa Barat. Selain itu, angka pengangguran terbuka berhasil ditekan melalui program MATA HATI, serta keberhasilan mempertahankan opini WTP selama 12 kali berturut-turut.

“Menyongsong tahun 2026, kami meluncurkan program Quick Wins seperti Satu Desa Satu Sarjana, Kampung Zakat, serta hunian bagi buruh (SPBU MINI). Semua ini bermuara pada visi ‘Majalengka Langkung Sae’,” tegas Bupati Eman.

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M., memberikan orasi kebudayaan yang menekankan pentingnya menjaga ekologi. Ia menyoroti bahwa pembangunan industri di Majalengka harus diimbangi dengan pelestarian hutan di daerah hulu agar tidak terjadi krisis air dan oksigen di masa depan.

“Pembangunan tidak boleh melupakan akar budaya dan lingkungan. Anak-anak Majalengka harus memiliki karakter ‘Pancawaluya’: Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer,” pesan Gubernur Dedi.

Penyuluh Agama KUA Malausma: Puasa Adalah Perisai dan Pengendali Produktivitas ASN

Jaksa Agung RI, Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin, S.H., M.M., yang hadir sebagai tokoh nasional asli putra daerah Majalengka, memberikan catatan tegas mengenai penegakan hukum. Ia mengungkapkan keprihatinannya atas beberapa kasus korupsi di Majalengka yang merugikan negara lebih dari Rp5,5 miliar sepanjang 2024-2025.

“Sebagai pituin (putra daerah) asli, saya tidak ingin warga Majalengka kebal hukum. Siapa pun yang melakukan korupsi di lembur (kampung halaman) saya, akan ditindak tegas. Mari kita pedomani nilai ‘Sindangkasih Sugih Mukti’—kaya akan integritas dan kemuliaan dari kerja yang bersih,” ujar Jaksa Agung dengan nada tegas namun penuh kasih.

Sebagai puncak khidmat acara, H. Agus Sutisna memimpin doa penutup yang menggetarkan hati para hadirin. Dalam munajatnya, ia memohon keberkahan untuk bumi Sindangkasih.

“Ya Allah, jadikanlah Majalengka sebagai daerah yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur. Berkahilah alam kami, suburkanlah pertanian kami, dan karuniakanlah kepada kami pemimpin yang adil, peduli rakyat, serta amanah dalam menjalankan tugasnya demi Majalengka Langkung Sae,” ucap Agus dalam penggalan doanya.

Peringatan ini dihadiri pula oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Anggota DPR RI TB Hasanuddin, perwakilan KPK RI, serta jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat Majalengka.

Estafet Kepemimpinan MAN 2 Majalengka: Yayan Ristaman Jaya Serahkan Jabatan kepada H. Dodo Sunandi

Kontributor : Endang Mu’min

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

🌙 Menuju Idul Fitri 1447 H

0
Hari
0
Jam
0
Menit
0
Detik

Playlist Video Kemenag Majalengka