Majalengka (KEMENAG) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka menorehkan prestasi membanggakan dengan menjadi satu-satunya satuan kerja (satker) di bawah naungan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat yang dinyatakan lolos dalam Penilaian Pendahuluan Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) Tahap I Tahun 2026. Capaian ini merupakan tindak lanjut dari surat Sekretaris Jenderal Kemenag RI Nomor: B-24/B.IV.2/OT.01/03/2026 yang diterbitkan pada 5 Maret 2026.
Menyikapi kabar baik tersebut, Kantor Kemenag Majalengka langsung menggelar rapat koordinasi terbatas melalui media Zoom Meeting pada Jumat (6/3/2026) pukul 09.00 WIB. Rapat yang dipimpin oleh Kasubbag TU, Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag., selaku Ketua Tim ZI ini diikuti oleh jajaran Kepala Seksi, Penyelenggara Zakat Wakaf, Pengawas Madrasah dan PAI, seluruh ASN Kantor Kemenag Majalengka, hingga tenaga keamanan dan kebersihan.
Apresiasi dan Arahan Kakanwil Kemenag Jabar
Hadir secara virtual memberikan arahan, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, S.Ag., M.Si., menyatakan kebanggaannya atas dedikasi jajaran Kemenag Majalengka. Ia menekankan bahwa Zona Integritas bukan sekadar predikat, melainkan komitmen nyata untuk mencegah praktik korupsi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui reformasi birokrasi.
“Zona Integritas adalah janji kita untuk melakukan yang terbaik bagi lembaga melalui pencegahan korupsi, kolusi, serta peningkatan layanan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tegas H. Dudu Rohman. Ia juga mendorong implementasi layanan “CINTA” (Cepat, Inovatif, Nyaman, Transparan, Akuntabel) sebagai ruh pelayanan di seluruh satuan kerja.
Strategi Menuju Predikat WBK dan WBBM
Kepala Kantor Kemenag Majalengka, Dr. H. Agus Sutisna, S.Ag., M.Pd., dalam pengarahannya menyampaikan rasa syukur atas hasil maksimal setelah perjuangan tim selama tiga tahun terakhir. Ia mengingatkan jajarannya agar tidak berpuas diri, mengingat perjuangan berat masih menanti di Tahap II, yakni penilaian oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag RI sebelum nantinya diajukan ke Menpan RB untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
“Kita patut bangga karena di Jawa Barat hanya Majalengka yang lolos tahap ini. Namun, ini baru awal. Kita harus mempersiapkan diri untuk penilaian Itjen dengan memperkuat bukti fisik (evidence) dan komitmen di semua lini,” ujar Dr. Agus Sutisna.
Budaya Kerja “CERIA”
Agus kembali menegaskan pentingnya memegang teguh tagline budaya kerja CERIA yang telah dibangun di Kemenag Majalengka:
• C (Cepat): Sigap dalam bekerja dan melayani masyarakat.
• E (Edukasi): Memberikan nilai pembelajaran dalam setiap proses layanan.
• R (Religius): Mengedepankan nilai ketaatan beragama dalam bekerja.
• I (Inovasi): Melahirkan terobosan seperti PTSP Online, Ekoteologi, dan program kemasyarakatan lainnya.
• A (Akuntabel): Memastikan seluruh manajemen dan keuangan dapat dipertanggungjawabkan.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan pembahasan teknis oleh Kasubbag TU selaku Ketua Tim ZI, H. Heru Hoerudin, guna memetakan perbaikan fasilitas kantor, mulai dari area merokok, penataan parkir, hingga optimalisasi layanan digital demi menyambut tim penilai pusat.
Kontributor : Endang Mu’min


Komentar
Mdh²n masuk ke tahap berokutnya dg penambahan dan perubahan pelayanan yg maksimal