Majalengka (Humas Kemenag Majalengka) – Nuansa keakraban menyelimuti Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purwakarta pada Rabu (7/1/2026). Agenda silaturahmi sekaligus lepas sambut Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) tersebut menandai transisi kepemimpinan dari pejabat lama, H. Anang Suryana, M.H., kepada pejabat baru, H. Dudi Taufik Rahman, S.Ag., M.Pd.
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Purwakarta, Dr. H. Hanif Hanafi, M.Si., beserta jajaran pejabat struktural setempat. Turut hadir tamu kehormatan, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Dr. H. Agus Sutisna, S.Ag., M.Pd., didampingi Kasubag TU, Dr. Heru Hoerudin, M.Ag., Jajaran Kepala Seksi dan Penyelenggara Zakat Wakaf beserta rombongan dari Kemenag Majalengka.
Hadir pula berbagai unsur pendidikan keagamaan, mulai dari Pengawas PAI, organisasi profesi seperti FKG, KKG, MGMP PAI, hingga perwakilan IGRA, KKM MTs, dan KKM MA se-Kabupaten Purwakarta.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Majalengka, Dr. H. Agus Sutisna, mengungkapkan bahwa kehadirannya bertujuan untuk mengantarkan salah satu putra terbaik Majalengka. Ia memuji H. Dudi Taufik Rahman sebagai sosok pejabat yang tidak hanya kompeten secara akademik—terbukti dengan studi S3 yang tengah ditempuh—tetapi juga memiliki kecakapan luar biasa dalam bahasa Arab dan Inggris.
”Pak Dudi adalah sosok yang inovatif. Beliau pernah menggagas kursus kecil untuk meningkatkan kualitas guru-guru agama di Majalengka. Kami menyerahkan beliau ke Purwakarta dengan harapan besar agar beliau dapat membawa kemajuan bagi PAI di sini,” ujar Agus.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Kemenag Purwakarta, Dr. H. Hanif Hanafi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan keluarga besar Kemenag Majalengka. Ia menekankan pentingnya sinergi dan adaptasi cepat bagi pejabat baru.
”Kami berharap pengalaman dan inovasi yang telah dilakukan di Majalengka dapat diimplementasikan, bahkan ditingkatkan di Purwakarta. Segera bangun komunikasi yang solid dengan para guru PAI dan pengawas demi meningkatkan mutu pendidikan keagamaan kita,” pesan Hanif.
Suasana haru mulai terasa saat H. Anang Suryana menyampaikan salam perpisahan. Baginya, masa tugas selama dua tahun empat bulan di Purwakarta terasa singkat karena dilalui dengan penuh kekompakan.
”Dua tahun empat bulan terasa sangat cepat bila dijalani dengan sukacita. Tanpa Bapak dan Ibu sekalian, kami tidak akan bisa bekerja maksimal,” ungkap Anang.
Ia juga menitipkan pesan filosofis mengenai persahabatan di lingkungan kerja. “Teman sejati bukan diukur dari seberapa sering bertemu, melainkan seberapa dalam kita saling menguatkan dalam doa,” tuturnya. Mengutip lirik lagu Glenn Fredly, ia berseloroh bahwa meski tugasnya “berakhir di Januari ini”, namun cinta terhadap PAI akan tetap melekat selamanya.
Sementara itu, H. Dudi Taufik Rahman dalam sambutan perdananya mengaku penugasan ini merupakan kejutan bagi rekan sejawatnya di Majalengka. Meski merasa transisi ini cukup mendadak, ia menyatakan kesiapannya untuk mengabdi.
”Selama empat tahun di Majalengka, saya belajar banyak tentang cara membangun kedekatan emosional dari Pak H. Agus Sutisna. Saya berharap dapat membangun chemistry yang kuat antara pimpinan dan staf di Seksi PAI Purwakarta,” kata Dudi.
Ia juga mengenang hubungan profesional yang telah lama terjalin dengan Dr. Hanif Hanafi sejak masa tugas di Kantor Wilayah. “Mohon bimbingannya agar saya bisa bekerja lebih baik dari waktu ke waktu,” tambahnya.
Acara ditutup dengan pembacaan pantun perpisahan dari H. Dudi untuk rekan-rekan Majalengka dan doa bersama untuk kesuksesan kedua instansi. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat tali silaturahmi antara Kemenag Majalengka dan Kemenag Purwakarta di masa mendatang.
Kontributor : Endang Mu’min



Komentar