Berita Kemenag
Beranda » Berita » Kemenag Majalengka Luncurkan Gerakan ‘Gebber’ Masjid, Wujudkan Layanan Umat yang Bersih dan Berdampak

Kemenag Majalengka Luncurkan Gerakan ‘Gebber’ Masjid, Wujudkan Layanan Umat yang Bersih dan Berdampak

Majalengka (Humas Kemenag Majalengka) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka secara resmi meluncurkan Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Gebber) bertempat di halaman Masjid Al-Ikhlas Kemenag Majalengka, Jumat (9/1/2026). Peluncuran ini dilakukan secara daring selaras dengan peluncuran tingkat provinsi oleh Kanwil Kemenag Jawa Barat.

Kegiatan di Majalengka dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Majalengka Dr. H. Agus Sutisna, S.Ag., M.Pd. Kasubag TU, Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag., jajaran Kepala Seksi, Penyelenggara Zakat Wakaf, serta seluruh pegawai yang sedang melaksanakan tugas di kantor (Work From Office).

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Dr. H. Agus Sutisna, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menekankan bahwa Gebber merupakan program nasional yang diinisiasi oleh Menteri Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam sebagai leading sector.

“Program Gebber di lingkungan Kemenag ini memiliki kemiripan dengan program Pemerintah Kabupaten Majalengka. Perbedaannya, jika program bupati berfokus pada kebersihan lingkungan perkantoran, maka Gebber Kemenag difokuskan pada kebersihan dan kenyamanan lingkungan masjid,” ujar Agus.

Lebih lanjut, ia menginstruksikan agar pelaksanaan Gebber dilakukan secara serentak di setiap Kantor Urusan Agama (KUA) tingkat kecamatan. Ia juga mengimbau agar kegiatan ini menjadi agenda rutin setiap hari Jumat.

KUA Bantarujeg Gelar Mini Camp: Perkuat Karakter Remaja Demi Fondasi Keluarga Sakinah

“Kita dukung bersama program ini agar kehadiran Kementerian Agama benar-benar memberikan dampak nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Di saat yang bersamaan, Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Barat meluncurkan gerakan serupa secara terpusat di Masjid Besar Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Kepala Kanwil Kemenag Jabar, H. Dudu Rohman, menegaskan bahwa gerakan ini adalah bentuk harakah (gerakan) ibadah sosial.

“Masjid yang bersih akan menghadirkan rasa betah. Jika jemaah betah, maka masjid akan hidup. Dari sinilah kekhusyukan ibadah dan kehidupan keagamaan akan tumbuh,” tegas Dudu.

Sementara itu, Kabid Urais dan Binsyar Kanwil Kemenag Jabar, H. Ohan Burhan, melaporkan bahwa berdasarkan data Sistem Informasi Masjid (SIMAS), terdapat 58.330 masjid di Jawa Barat yang menjadi tanggung jawab bersama untuk dirawat. Gerakan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Puncak Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama.

Program Gebber Masjid bertujuan untuk menciptakan tempat ibadah yang suci dan nyaman, sekaligus membentuk karakter gotong royong di tengah masyarakat. Melalui sinergi antara ASN Kemenag, penyuluh, penghulu, hingga para siswa dan DKM, diharapkan gerakan ini tidak sekadar menjadi seremoni, melainkan budaya kerja yang membawa kebermanfaatan luas bagi umat.

Penyuluh Agama KUA Malausma: Puasa Adalah Perisai dan Pengendali Produktivitas ASN

Kontributor : Endang Mu’min

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

🌙 Menuju Idul Fitri 1447 H

0
Hari
0
Jam
0
Menit
0
Detik

Playlist Video Kemenag Majalengka