Bantarujeg (KEMENAG) – Memasuki pekan kedua bulan suci Ramadan, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantarujeg terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kepada umat. Pada Jumat (27/2/2026) yang bertepatan dengan 9 Ramadan 1447 H, KUA Bantarujeg kembali menggelar program Gebber Masjid (Gerakan Bersama Bebersih Masjid).
Kali ini, aksi bersih-bersih tersebut dipusatkan di Masjid Jami’ Hidayatul Muttaqin, Desa Wadowetan, Kecamatan Bantarujeg. Meski sedang menjalankan ibadah puasa, para pegawai KUA Bantarujeg bersama pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan warga sekitar tetap antusias membersihkan setiap sudut rumah ibadah.
Program Rutin Sepanjang Tahun
Kepala KUA Bantarujeg, Ade Enan Sudrajat, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi temporer selama bulan puasa, melainkan bagian dari agenda besar KUA dalam merawat fasilitas keagamaan di wilayahnya.
“Gebber Masjid ini adalah ikhtiar kami untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Program ini rutin kami laksanakan setiap hari Jumat dan jadwalnya sudah kami susun untuk satu tahun penuh menyisir masjid-masjid di seluruh wilayah Kecamatan Bantarujeg,” ujar Ade Enan di sela-sela kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa di bulan Ramadan, aspek kebersihan menjadi prioritas utama untuk mendukung kekhusyukan jamaah.
“Spirit Ramadan justru menjadi pemantik semangat bagi kami. Kami ingin memastikan masyarakat bisa beribadah dengan nyaman dan tenang di masjid yang bersih dan wangi,” imbuhnya.
Apresiasi dari Pengurus Masjid
Dukungan penuh juga datang dari pihak DKM Masjid Jami’ Hidayatul Muttaqin. K. Suryana, selaku perwakilan DKM, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran tim dari KUA Bantarujeg. Ia menilai kegiatan ini sangat tepat momentumnya mengingat intensitas penggunaan masjid meningkat tajam selama Ramadan.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kepedulian KUA Bantarujeg. Terlebih di bulan Ramadan ini, masjid hampir setiap malam dipadati jamaah untuk salat Tarawih dan tadarus. Tentu kebersihan dan kenyamanan menjadi faktor utama agar jamaah betah berlama-lama beribadah,” ungkap Suryana.
Menumbuhkan Budaya Gotong Royong
Melalui gerakan ini, KUA Bantarujeg berharap dapat memantik kembali semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan rumah ibadah. Ke depan, sinergi antara instansi keagamaan, pengurus masjid, dan warga diharapkan terus terjalin demi terciptanya lingkungan tempat ibadah yang representatif dan religius.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut diakhiri dengan penataan perlengkapan alat salat dan pembersihan area wudu, memastikan masjid siap menyambut jamaah untuk rangkaian ibadah di sisa bulan suci ini.
Kontributor : Endang Mu’min/Mohammad Muchlisin



Komentar