Rajagaluh (KEMENAG) – Suasana khidmat menyelimuti Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Majalengka pada Senin (2/3/2026), saat dilaksanakannya agenda Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Madrasah. Jabatan Kepala MAN 2 Majalengka secara resmi beralih dari Yayan Ristaman Jaya, S.Pd., S.E., M.M., kepada H. Dodo Sunandi, M.Pd.
Acara yang berlangsung di Jalan Raya Barat Cipinang No. 228 Rajagaluh ini menandai berakhirnya masa bakti Yayan Ristaman Jaya selama tiga tahun (2023–2026) di MAN 2 Majalengka. Selanjutnya, Yayan akan mengemban amanah baru sebagai Kepala MAN 1 Kota Bandung. Sementara itu, H. Dodo Sunandi sebelumnya menjabat sebagai Kepala MTsN 5 Majalengka.
Refleksi Tiga Tahun Pembangunan dan Digitalisasi
Dalam sambutan perpisahannya, Yayan Ristaman Jaya menyampaikan rasa syukur atas berbagai capaian yang diraih selama masa kepemimpinannya. Ia menyoroti penyelesaian pembangunan masjid madrasah sebagai sarana ibadah representatif serta penerapan kebijakan lima hari kerja yang memungkinkan penyelenggaraan salat Jumat perdana di lingkungan sekolah pada tahun 2023.
“Selain infrastruktur religi, kami juga bangga menjadi pionir digitalisasi madrasah di Majalengka melalui perpustakaan digital berbasis e-book, presensi digital yang terkoneksi dengan orang tua, serta sistem PPDB online yang memudahkan masyarakat,” ujar Yayan. Ia juga menitipkan program revitalisasi ruang Bimbingan Konseling (BK) yang saat ini progresnya telah mencapai 85 persen.
Komitmen Melanjutkan Transformasi Digital dan Keterampilan
Menanggapi estafet kepemimpinan tersebut, H. Dodo Sunandi menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan program-program unggulan pendahulunya. Dengan latar belakang sebagai guru olahraga, Dodo menekankan pentingnya sinergi dan kekuatan kolektif seluruh warga madrasah.
“Sebagai prajurit, saya siap ditempatkan di mana pun. Fokus saya ke depan adalah memastikan MAN 2 Majalengka tetap konsisten sebagai madrasah digital dan madrasah keterampilan. Kami akan terus membekali siswa dengan pendidikan agama yang kuat, pendidikan umum, serta keahlian teknis seperti TKJ, TBSM, Tata Busana, dan Elektro agar mereka siap di dunia kerja maupun perguruan tinggi,” tegas Dodo.
Arahan Kemenag: Menuju Madrasah ASRI
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. H. Agus Sutisna, S.Ag., M.Pd., dalam arahannya menekankan posisi strategis madrasah negeri. Ia mengingatkan bahwa dengan fasilitas dan kesejahteraan SDM yang telah disiapkan pemerintah, madrasah negeri harus menjadi standar keunggulan di atas madrasah swasta.
Agus juga memperkenalkan program Kemenag ASRI (Aman, Sejuk, Rindang, Indah) sebagaimana diatur dalam PMA Nomor 27 Tahun 2025.
“Ciptakan madrasah yang aman dari diskriminasi, sejuk dan rindang dengan penghijauan, serta indah dipandang. Dari dana BOS yang mencapai miliaran rupiah, saya instruksikan agar program ASRI ini diwujudkan demi kenyamanan proses belajar mengajar,” pesan Agus dalam sambutannya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., Kaur TU MAN 2 Majalengka, Ucup Yusup, S.Pd.I., serta seluruh tenaga pendidik dan kependidikan MAN 2 Majalengka. Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat dan foto bersama sebagai simbol dimulainya babak baru kepemimpinan di MAN 2 Majalengka.
Kontributor : Endang Mu’min



Komentar