Berita Daerah
Beranda » Berita » Dukung Program Kemenag, Penyuluh KUA Bantarujeg Siagakan Layanan di Masjid Ramah Pemudik

Dukung Program Kemenag, Penyuluh KUA Bantarujeg Siagakan Layanan di Masjid Ramah Pemudik

Cijiking (Humas Kemenag Majalengka) – Dalam rangka mendukung kelancaran momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Bantarujeg melaksanakan piket layanan di Masjid Al-Aatiin, Kecamatan Cikijing, pada Sabtu (27/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Masjid Ramah Pemudik yang diinisiasi oleh Kementerian Agama RI.

​Program ini bertujuan mentransformasi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pelaku perjalanan. Ribuan masjid di berbagai daerah, termasuk Masjid Al-Aatiin, disiapkan sebagai tempat singgah strategis bagi pemudik untuk beristirahat.

​Kepala KUA Bantarujeg, Ade Enan Sudrajat, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa kehadiran para penyuluh di lapangan adalah bentuk nyata pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat luas.

​”Masjid bukan hanya tempat ibadah secara vertikal, melainkan juga ruang pelayanan umat. Melalui piket ini, kami ingin memastikan pemudik dapat beristirahat dengan aman dan nyaman, serta tetap terfasilitasi untuk menjalankan ibadah di tengah perjalanan mereka,” ujar Ade.

​Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keterlibatan penyuluh merupakan implementasi dari program “Kemenag Berdampak”. Hal ini krusial dilakukan mengingat tingginya mobilitas masyarakat yang melintasi jalur Cikijing selama masa libur Nataru.

KUA Bantarujeg Gelar Mini Camp: Perkuat Karakter Remaja Demi Fondasi Keluarga Sakinah

​Manfaat program ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Andi (35), seorang pemudik tujuan Kuningan yang menyempatkan singgah, memberikan apresiasinya terhadap fasilitas dan kehadiran petugas di lokasi.

​”Kami merasa sangat terbantu. Masjidnya bersih dan nyaman untuk istirahat sejenak maupun salat dengan tenang. Kehadiran petugas di sini juga memberikan rasa aman bagi kami,” ungkap Andi.

​Melalui sinergi antara penyuluh dan pengurus masjid, program Masjid Ramah Pemudik diharapkan dapat memperkuat fungsi masjid sebagai pusat peradaban dan pelayanan umat yang inklusif, ramah, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Kontributor : Endang Mu’min

Penyuluh Agama KUA Malausma: Puasa Adalah Perisai dan Pengendali Produktivitas ASN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

🌙 Menuju Idul Fitri 1447 H

0
Hari
0
Jam
0
Menit
0
Detik

Playlist Video Kemenag Majalengka