Berita Kemenag
Beranda » Berita » Dukung Gerakan Majalengka Beres, Kemenag Gelar “GEBER MASJID” di Sukahaji

Dukung Gerakan Majalengka Beres, Kemenag Gelar “GEBER MASJID” di Sukahaji

Sukahaji (KEMENAG) – Menyambut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka menggelar aksi nyata melalui kegiatan GEBER MASJID (Gerakan Bersih-Bersih Masjid). Kegiatan kali ini dipusatkan di Masjid Ar-Rahman, Desa Palabuan, Kecamatan Sukahaji, pada Jumat (20/2/2026).

Aksi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas Surat Edaran Bupati Majalengka Nomor 1 Tahun 2026 tentang Gerakan Pengelolaan Sampah Beres dari Sumbernya. Selain itu, kegiatan ini merupakan wujud komitmen Kemenag dalam mendukung gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) demi terciptanya lingkungan rumah ibadah yang nyaman.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasubbag TU Kemenag Majalengka, Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag., Kasi Bimas Islam, H. Sofyan Firdaus, S.H., M.H., Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Dr. H. Ojun Rojun, M.Ag., serta Kepala KUA Sukahaji beserta jajarannya.

Sinergi Program Pemerintah Daerah

Kasi Bimas Islam Kemenag Majalengka, H. Sofyan Firdaus, menjelaskan bahwa program GEBER MASJID memiliki esensi yang selaras dengan program “GEBER” milik Pemerintah Kabupaten Majalengka. Meski memiliki fokus lokasi yang berbeda, keduanya membawa semangat yang sama dalam pelestarian lingkungan.

KUA Bantarujeg Gelar Mini Camp: Perkuat Karakter Remaja Demi Fondasi Keluarga Sakinah

“Program GEBER MASJID yang kami laksanakan ini senada dengan semangat GEBER yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka. Jika Pemda menyasar lingkungan perkantoran dan fasilitas publik, maka kami di Kemenag bergerak berbasis masjid sebagai pusat ibadah dan aktivitas masyarakat,” ujar Sofyan saat memberikan keterangan di sela kegiatan.

Target Menjadi Budaya Rutin

Lebih lanjut, Sofyan menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar agenda seremonial dalam memperingati HPSN, melainkan program berkelanjutan yang dilakukan secara serentak di seluruh kecamatan melalui komando Kantor Urusan Agama (KUA).

“Kami ingin gerakan ini menjadi budaya, bukan hanya seremonial. Setiap Jumat, masjid-masjid dibersihkan secara bersama-sama dengan melibatkan unsur KUA, DKM, serta masyarakat sekitar. Kami telah instruksikan agar kegiatan ini dilaksanakan rutin secara merata di bawah koordinasi masing-masing KUA,” tegasnya.

Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, ia juga berharap partisipasi masyarakat semakin meningkat. Kebersihan masjid dinilai krusial mengingat intensitas aktivitas ibadah akan melonjak dalam waktu dekat.

Penyuluh Agama KUA Malausma: Puasa Adalah Perisai dan Pengendali Produktivitas ASN

“Kami berharap partisipasi masyarakat terus tumbuh, terutama menyambut Ramadan nanti. Dengan lingkungan masjid yang bersih, rapi, dan nyaman, jamaah tentu dapat melaksanakan ibadah dengan lebih khusyuk dan penuh keberkahan,” pungkasnya.

Kontributor : Taupik Hidayat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

🌙 Menuju Idul Fitri 1447 H

0
Hari
0
Jam
0
Menit
0
Detik

Playlist Video Kemenag Majalengka