Berita Kemenag
Beranda » Berita » Baznas Majalengka Laporkan Penghimpunan ZIS Tembus Rp23 Miliar, Kemenag: Capaian Luar Biasa dan Amanah

Baznas Majalengka Laporkan Penghimpunan ZIS Tembus Rp23 Miliar, Kemenag: Capaian Luar Biasa dan Amanah

Majalengka (Humas Kemenag Majalengka) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka mengumumkan pencapaian luar biasa dalam penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) tahun 2025 yang mencapai angka Rp23.061.225.394. Data ini diungkapkan dalam kegiatan Penyerahan SK dan Sosialisasi Penghimpunan ZIS di lingkungan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) DKM Desa/Kelurahan se-Kabupaten Majalengka, yang berlangsung di Gedung Islamic Centre Majalengka, Selasa (16/12/2025).

Hadir dalam acara tersebut Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., Asda I H. Yusanto Wibowo, S.IP., M.AP., Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka Dr. H. Agus Sutisna, S.Ag., M.Pd., Ketua Baznas Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., Kabag Kesra Setda Majalengka H. Asep Zaki Mulyatno, S.KM., M.KM., Ketua MUI Majalengka Drs. H. Anwar Sulaiman, M.M.Pd., Ketua DMI Majalengka H. Abdul Gani, M.Si., serta seluruh jajaran Komisioner Baznas Majalengka dan pengurus UPZ DKM Desa/Kelurahan.

Ketua Baznas Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran Bupati Majalengka, meskipun baru tiba dari perjalanan dinas ke Jepang dan belum beristirahat.

Agus melaporkan kolaborasi luar biasa dalam pembentukan regulasi. Ia menyebutkan bahwa dalam tempo dua bulan, tim perumus yang diketuai oleh Asda I berhasil merumuskan Peraturan Bupati (Perbup) mengenai Pembinaan dan Pengawasan Pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya.

“Alhamdulillah, sudah ditandatangani oleh Bapak Bupati. Tinggal pengesahannya oleh Bapak Sekda,” ujarnya.

KUA Bantarujeg Gelar Mini Camp: Perkuat Karakter Remaja Demi Fondasi Keluarga Sakinah

Pembentukan UPZ DKM Desa/Kelurahan ini merupakan tindak lanjut dari amanat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Baznas pada Agustus lalu. Menurut Ketua Baznas, UPZ Masjid di tingkat desa dan kelurahan merupakan ujung tombak yang paling mengetahui kondisi riil masyarakat.

“Merekalah yang tahu bagaimana kondisi sosial masyarakatnya, seperti apa kondisi ekonominya, seperti apa kondisi kesehatannya, termasuk juga kondisi rumahnya seperti apa,” jelasnya.

Agus menegaskan bahwa langkah ini dilakukan untuk memastikan penghimpunan ZIS menjadi legal dan sah, baik dari sisi regulasi, syar’i, maupun aman dari sisi NKRI. Ia menekankan komitmen Baznas bahwa ZIS dihimpun bukan untuk membiayai terorisme, tetapi untuk mengukuhkan komitmen NKRI.

Baznas Majalengka merinci capaian penghimpunan dan penyaluran ZIS selama tahun berjalan hingga Desember 2025:
• Total Penghimpunan ZIS: Rp23.061.225.394.
• Zakat Profesi menjadi kontributor terbesar dengan nominal Rp12.926.300.266.
• Serapan (Distribusi) Dana ZIS: Rp17.266.664.854.

Dana yang dihimpun ini juga mencakup Zakat Fitrah, Program Siap, Infak, Hibah, dan SiLPA 2024. Agus menyampaikan terima kasih kepada para Muzaki, Munfik, dan Mutashodiq atas kepercayaan mereka.

Penyuluh Agama KUA Malausma: Puasa Adalah Perisai dan Pengendali Produktivitas ASN

Dalam hal akuntabilitas, Baznas menjamin bahwa penyaluran dana dilakukan berbasis data dan sistem, serta dipertanggungjawabkan melalui tiga lapis audit: Inspektorat (untuk dana hibah), Kantor Akuntan Publik (KAP), dan Audit Syar’i.

“Setiap bantuan yang kami serahkan itu tidak ada potongan satu rupiah pun,” tegas Agus, seraya menambahkan bahwa bantuan, terutama untuk Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni), diberikan secara tidak merata, melainkan disesuaikan dengan hasil survei dan tingkatan kondisi mustahik. Baznas juga melaporkan penghimpunan donasi untuk korban bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, yang totalnya mencapai Rp38.082.100 dalam bentuk tunai, belum termasuk donasi barang dari berbagai relawan dan komunitas.

Menutup sambutannya, Ketua Baznas memberikan apresiasi kepada Bupati Majalengka yang telah dinobatkan sebagai Bapak Kepala Daerah yang Peduli Zakat Nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Majalengka H. Eman Suherman mendorong Baznas agar tidak hanya berfokus pada kegiatan karitatif, melainkan bertransformasi menjadi benteng keimanan dan motor penggerak kekuatan ekonomi umat.

“Saya ingin Baznas bisa menjadi jawaban atas persoalan itu,” ujar Eman, menyoroti fenomena pinjaman online (pinjol) ilegal dan praktik riba yang kian marak. Ia menantang Baznas agar berani bersaing secara positif, bahkan dengan fenomena “Bank Emok”, dengan cara menciptakan program-program yang solutif dan memberdayakan masyarakat agar mereka keluar dari zona kemiskinan dan jeratan utang.

Estafet Kepemimpinan MAN 2 Majalengka: Yayan Ristaman Jaya Serahkan Jabatan kepada H. Dodo Sunandi

Eman juga memperkirakan, jika seluruh zakat fitrah dikelola dengan baik oleh UPZ, angkanya bisa mencapai lebih dari Rp80 miliar per tahun, yang merupakan modal luar biasa untuk menggerakkan ekonomi umat.

Mengakhiri sambutannya, Eman mengajak semua pihak, termasuk Baznas, untuk menangkap peluang kemajuan Majalengka yang kini menjadi kebanggaan Indonesia dengan adanya Bandara Kertajati, Tol Cipali, dan Pelabuhan Patimban. Majalengka diprediksi akan menjadi pusat pertumbuhan baru di tahun 2024, menjadi kekuatan regional, dan kebanggaan internasional.

“Saya tidak ingin, Majalengka hari ini ramai dengan kemajuan infrastruktur, tapi masyarakat kita menjadi penonton di negeri sendiri. Saya ingin, masyarakat Majalengka menjadi pelaku dari kemajuan itu,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, H. Agus Sutisna, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian signifikan yang diperoleh Baznas Majalengka. Ia menilai, angka penghimpunan ZIS yang menembus Rp23 miliar lebih merupakan prestasi luar biasa yang menunjukkan tingginya kepercayaan publik terhadap Baznas.

“Angka yang fantastis ini tidak hanya menunjukkan besarnya potensi zakat di Majalengka, tetapi juga membuktikan bahwa kerja keras Baznas dan UPZ dalam mengelola amanah telah membuahkan hasil,” ujar Agus Sutisna.

Ia berpesan agar Baznas Majalengka tidak cepat berpuas diri. “Pencapaian ini adalah amanah yang harus dijaga. Harapan kami, Baznas terus berinovasi dalam program penyaluran, tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga produktif, sehingga dana umat ini benar-benar mampu meningkatkan taraf hidup Mustahik menuju Muzaki,” tambahnya.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan SK UPZ dan bantuan untuk pengembangan UMKM.

Kontributor : Endang Mu’min

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

🌙 Menuju Idul Fitri 1447 H

0
Hari
0
Jam
0
Menit
0
Detik

Playlist Video Kemenag Majalengka