Jatitujuh (KEMENAG) — Semarak menyambut Tahun Baru Islam di Kabupaten Majalengka diwarnai dengan aksi nyata pelayanan masyarakat. Kantor Urusan Agama (KUA) Jatitujuh menjadi saksi kebahagiaan 10 pasang calon pengantin yang melangsungkan pernikahan secara bersama-sama dalam acara Nikah Massal Gebyar Muharam 1448 H, bertempat di Balai Nikah KUA Jatitujuh pada Senin (15/06/2026).
Kegiatan yang sarat akan nilai sosial dan keagamaan ini dihadiri langsung oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., serta Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, H. Sofyan Firdaus, S.H., M.H., yang hadir memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya program pro-rakyat ini.
Sinergi dan Ragam Kegiatan Syiar Islam
Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Jatitujuh, Drs. H. Tohir, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran orang nomor satu di Majalengka tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati yang berkenan hadir. Kegiatan nikah massal ini sudah memasuki tahun keempat pelaksanaan, dan kehadiran Bapak Bupati menjadi motivasi besar bagi kami,” ujar Tohir.
Ia juga menambahkan bahwa Gebyar Muharam tidak hanya diisi dengan prosesi sakral pernikahan, melainkan juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan lainnya demi menyemarakkan syiar Islam di Jatitujuh. Diantaranya khitanan massal bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, gebyar selawat untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. dan sepak bola api sebagai pelestarian tradisi dan hiburan rakyat.
Terkait operasional kegiatan, Tohir menjelaskan bahwa seluruh sumber dana pergelaran ini berhasil dihimpun berkat kerja sama yang solid dari berbagai pihak. “Sumber dana kegiatan ini murni berasal dari dukungan sponsorship berbagai pihak, bantuan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)” tambahnya.
Pesan Bupati: Ketahanan Keluarga adalah Kunci
Bupati Majalengka, Eman Suherman dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran UPZ Kecamatan Jatitujuh selaku panitia penyelenggara yang telah konsisten memfasilitasi kebutuhan legalitas pernikahan warga.
Kepada 10 pasang pengantin baru, Eman memberikan pembekalan dan arahan khusus mengenai pentingnya membangun fondasi rumah tangga yang sakinah, mawadah, dan warahmah.
“Sebagai seorang suami, Anda sekalian harus memiliki ketahanan keluarga yang kuat. Ujian dalam rumah tangga pasti ada, namun dengan komitmen dan fondasi agama yang kuat, semua bisa dilalui,” pesan Eman.
Lebih lanjut, Bupati juga membagikan tips unik namun mendalam bagi para suami dalam memperlakukan istri mereka demi menjaga keharmonisan rumah tangga. Beliau meminta para suami untuk menempatkan istri dalam empat peran strategis:
– Sebagai Ibu: Sosok yang dihormati dan ditaati dalam mendidik anak-anak.
– Sebagai Sahabat: Teman bertukar pikiran dan berbagi keluh kesah.
– Sebagai Bendahara: Pengatur dan pengelola rezeki keluarga dengan bijak.
– Sebagai Kekasih: Pujaan hati yang selalu dicintai dan dijaga kebahagiaannya.
Prosesi Khidmat dan Sakral
Pelaksanaan resepsi dan prosesi akad nikah massal ini berjalan dengan sangat khidmat. Suasana haru dan bahagia menyelimuti Balai Nikah KUA Jatitujuh, terutama saat lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an dikumandangkan dengan sangat indah oleh Qori M. Hasyim.
Puncak kekhidmatan acara diisi dengan penyampaian Khutbah Nikah yang disampaikan langsung oleh Kepala KUA Jatitujuh, H. Iwan Ridwan, Lc. Dalam khutbahnya, ia mengingatkan para mempelai tentang hak dan kewajiban suami-istri yang telah diatur dalam syariat Islam serta pentingnya saling menerima kelebihan dan kekurangan pasangan.
Dengan suksesnya gelaran ini, Kemenag Majalengka melalui KUA Jatitujuh kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan kemudahan pelayanan, serta memastikan setiap warga negara mendapatkan hak legalitas formal pernikahan mereka secara sah, baik secara agama maupun negara.
Kontributor : Pupung Purnama Giri


Komentar