Majalengka (KEMENAG) – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Majalengka secara resmi menyerahkan dana program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Peduli) sekaligus mengajukan permohonan pembaruan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka. Prosesi penyerahan ini berlangsung khidmat di Gedung BAZNAS Kabupaten Majalengka pada Kamis (11/6/2026).
Penyerahan dana kemanusiaan beserta berkas administrasi tersebut diserahkan oleh Ahmad Mujahid, S.Pd., selaku perwakilan resmi dari MTsN 6 Majalengka, dan diterima langsung oleh Mahmud yang mewakili jajaran staf dan pimpinan BAZNAS Majalengka.
Kepala MTsN 6 Majalengka, Muhammad Darda, M.Pd., dalam keterangan terpisahnya menegaskan bahwa program SIGAP bukan sekadar aktivitas pengumpulan dana biasa, melainkan instrumen edukasi karakter yang fundamental bagi para peserta didik.
“Kami ingin menanamkan nilai-nilai kepedulian, empati, dan gotong royong sejak dini kepada siswa-siswi. Melalui program SIGAP, seluruh warga madrasah, mulai dari murid, guru, hingga staf, diajak untuk peduli terhadap sesama. Ini adalah langkah nyata membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesalehan sosial yang tinggi,” ujar Muhammad Darda.
Terkait dengan pengajuan pembaruan SK UPZ, Muhammad Darda menambahkan bahwa langkah ini sangat krusial untuk memastikan seluruh tata kelola zakat, infak, dan sedekah di lingkungan madrasah memiliki legalitas hukum yang kuat, transparan, dan akuntabel sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Senada dengan hal tersebut, Ahmad Mujahid, S.Pd., saat menyerahkan dokumen di Kantor BAZNAS mengungkapkan harapannya agar dana yang dikumpulkan oleh warga madrasah ini dapat tersalurkan dengan optimal.
“Dana SIGAP ini murni bersumber dari partisipasi sukarela warga sekolah dan peserta didik. Kami memercayakan penyalurannya melalui BAZNAS karena kami yakin institusi ini memiliki jaringan dan program yang tepat sasaran untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, baik di sektor pendidikan, kesehatan, maupun sosial kemanusiaan,” kata Ahmad.
Kedatangan perwakilan MTsN 6 Majalengka ini disambut hangat oleh pihak BAZNAS. Mahmud, yang menerima langsung berkas dan dana tersebut, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas konsistensi dan kepedulian yang ditunjukkan oleh lembaga pendidikan agama tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi langkah nyata dari MTsN 6 Majalengka. Program SIGAP ini bisa menjadi percontohan (role model) bagi sekolah atau madrasah lain dalam membangun ekosistem filantropi di kalangan pelajar. Terkait berkas permohonan pembaruan SK UPZ, telah kami terima dengan lengkap dan akan segera diproses lebih lanjut agar legalitas pengelolaan zakat di MTsN 6 tetap berjalan berkesinambungan,” tutur Mahmud.
Melalui kemitraan yang harmonis antara dunia pendidikan dan lembaga pengelola zakat resmi ini, diharapkan budaya saling berbagi dan semangat kepedulian sosial dapat terus mengakar kuat, sekaligus menjadi motor penggerak kesejahteraan umat di wilayah Kabupaten Majalengka.
Kontributor : Anida Devianthi


Komentar