Jatiwangi (MAJALENGKA) — Kantor Urusan Agama (KUA) Jatiwangi sukses menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi Calon Pengantin (Catin). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari pada Senin (08/06/2026), diikuti oleh 30 peserta calon pengantin dengan penuh antusiasme, tertib, dan lancar.
Program ini digelar sebagai langkah konkret Kementerian Agama dalam memberikan pembekalan komprehensif kepada para calon pasangan suami istri. Tujuannya agar mereka memiliki kesiapan matang untuk membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis, berkualitas, serta berlandaskan nilai-nilai keagamaan yang kokoh.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, H. Sofyan Firdaus, S.H., M.H., menegaskan bahwa Bimwin merupakan program krusial yang wajib diikuti oleh para catin sebelum melangkah ke jenjang pernikahan.

“Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran pranikah yang strategis. Di sini, para calon pengantin diberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya komunikasi yang sehat, menjaga keharmonisan, serta mengokohkan nilai-nilai agama sebagai fondasi utama dalam mengarungi bahtera rumah tangga,” ujar Sofyan.
Apresiasi senada juga disampaikan oleh Kepala KUA Jatiwangi, Drs. H. Sihabudin, M.Ag. Beliau memuji kesungguhan seluruh peserta dalam mengikuti setiap sesi materi yang disajikan.
“Kami berharap seluruh materi yang didapatkan selama dua hari ini benar-benar diserap dan dijadikan bekal berharga. Dengan memahami hak dan kewajiban masing-masing, kami optimis para peserta mampu mewujudkan keluarga yang bahagia, harmonis, dan berkualitas,” ungkap Sihabudin.
Kupas Tuntas Manajemen Konflik hingga Pencegahan Stunting
Selama pelaksanaan Bimwin, para fasilitator internal KUA Jatiwangi secara bergantian memaparkan materi inti seputar dinamika keluarga, mulai dari pembangunan relasi pasangan yang harmonis, teknik pengelolaan konflik (manajemen konflik) dalam rumah tangga, pemenuhan hak dan kewajiban, hingga pentingnya komunikasi efektif antara suami dan istri.

Tak hanya dari aspek keagamaan dan relasi, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber lintas sektor untuk memperkaya kesiapan para peserta. Perwakilan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Jatiwangi, Drs. Nana Hartasupana, hadir memberikan edukasi mengenai perencanaan keluarga yang matang. Nana mengupas pentingnya kesiapan mental, finansial (ekonomi), serta kesehatan reproduksi sebagai pilar utama dalam membangun kehidupan rumah tangga yang sehat dan berkelanjutan.
Sementara itu, dari sisi medis, narasumber dari Puskesmas Jatiwangi, Yeni Marliana, A.Md.Keb., menitikberatkan pemaparannya pada pemeliharaan kesehatan calon pengantin. Ia secara khusus menyoroti pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga kesehatan ibu dan anak, serta peran aktif pasangan baru dalam pencegahan stunting sejak dini.

Melalui pelaksanaan Bimbingan Perkawinan ini, KUA Jatiwangi berharap dapat melahirkan generasi keluarga baru yang tangguh, sehat, serta mampu mewujudkan visi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Kontributor : Pupung Purnama Giri


Komentar