Palasah (KEMENAG) — Guna meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam pembinaan keagamaan di tengah masyarakat, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Surya Darma Batu Bara, S.HI., mengikuti pelatihan Penguatan Tahsin Tilawah di Kantor UMDA Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Minggu (25/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar berkelanjutan untuk memastikan bacaan Al-Qur’an penyuluh senantiasa sesuai dengan kaidah ilmu tajwid.
Program pembinaan tersebut dirancang berlangsung selama empat bulan dengan fokus pendalaman pada makhraj dan sifat-sifat huruf Al-Qur’an. Materi mendasar ini menjadi fondasi utama dalam membaca Al-Qur’an secara presisi, mengingat setiap huruf hijaiyah memiliki artikulasi tempat keluar dan karakteristik pelafalan khusus yang harus dikuasai dengan benar. Through pembelajaran yang terstruktur, peserta ditargetkan mampu membenahi kualitas bacaan sekaligus memperdalam pemahaman teoritis maupun praktis terhadap ilmu tahsin.
Proses pelatihan menghadirkan dua instruktur berpengalaman, yakni M. Erwiyanto, S.Q. dan Mefi Hanafi, S.Pd. Selama bimbingan berlangsung, para peserta diarahkan untuk mempraktikkan secara langsung pelafalan huruf demi huruf. Penguasaan makhraj dan sifat huruf dinilai sangat krusial untuk mencegah terjadinya kekeliruan pelafalan (lahn) yang dapat mengubah makna, sekaligus meningkatkan keindahan dan ketepatan tilawah Al-Qur’an.
Kepala KUA Kecamatan Palasah, H. Ucu Sodikin Nurjama, S.Ag., menegaskan bahwa partisipasi dalam pelatihan peningkatan mutu bacaan Al-Qur’an ini merupakan langkah strategis dalam menjaga kualitas pelayanan bimbingan masyarakat.
“Penyuluh Agama Islam adalah garda terdepan dalam pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, penyuluh tidak hanya dituntut mampu menyampaikan pesan-pesan keislaman secara lisan, tetapi juga harus memiliki standar kualitas bacaan Al-Qur’an yang baik dan benar sesuai kaidah ilmu tajwid,” ujar Ucu Sodikin Nurjama saat memberikan keterangannya.
Ia menambahkan bahwa keikutsertaan dalam pelatihan ini harus dijadikan momentum bagi seluruh penyuluh untuk terus mengasah kapasitas diri tanpa henti. Menurutnya, kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil merupakan bekal utama penyuluh dalam memberikan keteladanan nyata kepada masyarakat, baik saat membina majelis taklim, mengawal kegiatan keagamaan, maupun memandu program baca tulis Al-Qur’an di wilayah binaan.
Keikutsertaan Surya Darma Batu Bara dalam pelatihan empat bulan ini diharapkan membawa dampak langsung terhadap peningkatan mutu bimbingan keagamaan di Kecamatan Palasah. Pengetahuan dan keterampilan tajwid yang didapat selama pembinaan tidak hanya berhenti sebagai pencapaian pribadi, melainkan ditularkan kembali kepada jamaah melalui pembinaan Al-Qur’an yang lebih terukur dan berkesinambungan.
Melalui program Penguatan Tahsin Tilawah ini, KUA Kecamatan Palasah berkomitmen untuk terus menanamkan prinsip belajar sepanjang hayat bagi para Penyuluh Agama Islam. Peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an dipandang bukan sekadar perbaikan pelafalan teknis, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan profesional ASN Kementerian Agama dalam mendampingi umat agar semakin dekat dan fasih membaca kitab suci Al-Qur’an.
Kontributor: Surya Darma Batu Bara


Komentar