Berita Daerah KUA

Persiapkan Ketahanan Keluarga, KUA Ligung Adakan Bimwin Mandiri Bagi Catin Supir Combine

Ligung (KEMENAG) — Dalam upaya mempersiapkan pasangan calon pengantin (catin) membangun rumah tangga yang harmonis dan berketahanan, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ligung mengadakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin Wahyu, warga Desa Kedungkancana, dan Nining Nurhaeni, warga Desa Tegalaren. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Nikah KUA Kecamatan Ligung, Senin (26/10/2026).

Bimbingan perkawinan ini dipandu oleh Kin-Kin Siti Sakinah, S.Kom.I., Penyuluh Agama Islam sekaligus fasilitator Bimwin KUA Ligung. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya memberikan bekal pengetahuan dan pemahaman kepada calon pengantin sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.

Dalam bimbingan tersebut, calon pengantin diharapkan memahami bahwa pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, melainkan juga membangun komitmen, tanggung jawab, komunikasi yang baik, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan kehidupan keluarga.

Bimwin juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan, saling menghormati, keterbukaan dalam menyelesaikan persoalan, serta pentingnya kerja sama antara suami dan istri dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Kepala KUA Kecamatan Ligung, H. Mahmud Ro’i, S.E.I., menyampaikan bahwa bimbingan perkawinan merupakan bekal penting bagi calon pengantin agar memiliki kesiapan mental, spiritual, dan sosial sebelum membangun rumah tangga.

Panitia Pastikan Kesiapan Jelang Perkemahan

“Pernikahan membutuhkan kesiapan dan tanggung jawab dari kedua belah pihak. Melalui Bimwin, kami berharap calon pengantin dapat memahami hak dan kewajiban masing-masing, menjaga komunikasi, serta menyelesaikan setiap persoalan dengan musyawarah dan penuh kedewasaan,” ungkapnya.

Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, pasangan calon pengantin mampu membangun keluarga yang harmonis, mandiri, dan tangguh dalam menghadapi dinamika kehidupan. Selain itu, keluarga yang dibangun diharapkan menjadi lingkungan pertama dalam menanamkan nilai-nilai agama, membentuk karakter yang baik, serta melahirkan generasi yang berkualitas.

Sementara itu, Wahyu, calon pengantin pria yang sehari-hari bekerja sebagai sopir combine, menyambut baik pelaksanaan bimbingan perkawinan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pemahaman yang bermanfaat sebagai bekal untuk menjalani kehidupan setelah menikah.

“Saya merasa bersyukur bisa mengikuti Bimwin di KUA Ligung. Dari kegiatan ini, saya mendapatkan pemahaman bahwa menjadi suami bukan hanya tentang bekerja mencari nafkah, tetapi juga harus bertanggung jawab, saling menghargai, dan membimbing keluarga dengan baik. Semoga ilmu yang diperoleh bisa saya terapkan dalam kehidupan rumah tangga bersama calon istri,” tutur Wahyu.

Melalui kegiatan Bimwin ini, KUA Kecamatan Ligung terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan bimbingan perkawinan sebagai langkah preventif dalam membangun ketahanan keluarga. Dengan bekal pengetahuan, nilai agama, dan komitmen bersama, calon pengantin diharapkan mampu mewujudkan keluarga yang sakinah serta menjadi fondasi bagi terciptanya masyarakat yang harmonis dan sejahtera.

Jaga Kesehatan dan Stamina Selama Perkemahan, MTsN 13 Majalengka Matangkan Logistik

Kontributor: Maman Sulaeman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *