Berita Daerah MAN

Bekali Keterampilan Darurat, MAN 1 Majalengka Gelar Diklat Pertolongan Pertama PMR

Talaga (KEMENAG) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Palang Merah Remaja (PMR) dengan fokus materi Pertolongan Pertama (PP) pada Jumat (9/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di area terbuka Meja Abu MAN 1 Majalengka ini diikuti oleh 23 orang anggota PMR dengan penuh antusias.

Diklat ini menghadirkan narasumber dari sesama anggota PMR, Nazwa Aurelia Khoerunisa, siswi kelas XI.8. Dalam paparan materinya, Nazwa memberikan pemahaman mendasar mengenai tata cara pemberian pertolongan pertama bagi korban yang mengalami cedera atau kecelakaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi secara teoritis, di mana seluruh peserta mencatat poin-poin penting penanganan medis darurat. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik langsung. Seluruh peserta dipandu secara intensif untuk mempraktikkan teknik penanganan cedera, termasuk tata cara penggunaan dan pemasangan bidai (splinting) pada bagian tubuh yang mengalami cedera guna meminimalisasi risiko kondisi yang lebih parah.

Nazwa Aurelia Khoerunisa menegaskan bahwa penguasaan materi Pertolongan Pertama merupakan kompetensi dasar yang sangat penting untuk dimiliki oleh setiap anggota PMR.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap para anggota tidak hanya paham teori di atas kertas, tetapi juga memiliki keterampilan nyata dalam memberikan penanganan awal yang tepat dan benar saat terjadi situasi darurat di sekitar kita,” ujar Nazwa di sela-sela pendampingan praktik.

Regenerasi Kepemimpinan Paskibra MAN 2 Majalengka, Muhamad Faqih Terpilih Jadi Ketua Baru

Menanggapi kegiatan tersebut, Pembina PMR MAN 1 Majalengka, Amelia Siti Marwah, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas semangat para peserta dalam mengikuti pelatihan ini.

“Kami sangat mendukung kegiatan diklat ini sebagai wadah pembentukan karakter siswa yang sigap, tanggap, dan memiliki rasa kepedulian sosial yang tinggi. Harapannya, ilmu pertolongan pertama yang diperoleh hari ini dapat terus dilatih dan diaplikasikan dengan baik, tidak hanya di lingkungan madrasah tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat luas,” ungkap Amelia Siti Marwah, S.Pd.

Penyelenggaraan diklat ini bertujuan untuk membentuk kesiapsiagaan kader muda kemanusiaan di lingkungan madrasah. Melalui pembekalan ini, para siswa diharapkan dapat merespons dengan cepat, tepat, dan benar apabila terdapat warga sekolah maupun masyarakat sekitar yang membutuhkan bantuan medis darurat. Sebagai tindak lanjut, anggota PMR MAN 1 Majalengka akan dijadwalkan secara berkala untuk bertugas dalam tim siaga kesehatan pada berbagai kegiatan madrasah.

Melalui pembinaan ekstrakurikuler yang berkelanjutan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas layanan sosial dan kemanusiaan di lingkungan Kementerian Agama, sekaligus mencetak generasi muda yang peduli, tanggap, dan berjiwa sosial tinggi.

Kontributor : Wawan Abdul Gani

Kemenag Majalengka Dorong Penyuluh Agama Aktif dan Percaya Diri dalam Ajang Olahraga dan Seni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *