Majalengka (KEMENAG) Dalam upaya membentengi generasi muda di era digital, kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) sukses digelar di Gereja Penyebaran Injil (GPI) Majalengka, Rabu (14/10/2026).
Acara pembinaan karakter yang dihadiri oleh puluhan siswa-siswi tingkat sekolah menengah atas ini menghadirkan Pdt. Dr. Nehemia P. Pasaribu, M.Th., selaku Penyuluh Agama Kristen, sebagai narasumber utama.
Pada kesempatan tersebut, Pdt. Dr. Nehemia P. Pasaribu menyampaikan materi krusial mengenai pentingnya memiliki sikap bijaksana dalam bermedia sosial. Ia mengingatkan para pelajar agar memanfaatkan teknologi digital secara positif serta tidak mudah terpengaruh oleh dampak buruk dunia maya yang dapat merusak masa depan.
Sebagai landasan moral, beliau menekankan pentingnya menjaga etika digital yang selaras dengan nilai-nilai firman Tuhan, salah satunya seperti yang tertulis dalam Efesus 4:29: “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.” Melalui bimbingan rohani ini, para siswa diingatkan agar tidak melakukan cyberbullying, selalu menyaring kebenaran informasi sebelum dibagikan, serta menjaga lisan maupun jempol agar setiap unggahan di media sosial selalu membawa dampak yang membangun dan mendatangkan kebaikan bagi sesama.
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini ditutup dengan sesi foto bersama, memperlihatkan kekompakan dan antusiasme tinggi dari para peserta. Melalui pembekalan terpadu ini, generasi muda di Kabupaten Majalengka diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas secara intelektual, bijak dalam memanfaatkan teknologi, serta kuat dalam fondasi iman.
Kontributor : Iman Abdulrahman


Komentar