Talaga (KEMENAG) — MAN 1 Majalengka terus berkomitmen menghadirkan inovasi digital dalam mendukung pembinaan kedisiplinan dan karakter peserta didik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengenalan aplikasi SIPANTAS (Sistem Informasi Pemantauan Aktivitas dan Tata Tertib Siswa) yang dilaksanakan di Lapangan Upacara MAN 1 Majalengka pada Senin (5/10/2026).
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi beserta civitas akademika MAN 1 Majalengka secara khidmat usai pelaksanaan upacara bendera. Melalui aplikasi SIPANTAS MANSAKA, pengelolaan kedisiplinan siswa di lingkungan madrasah kini dirancang menjadi lebih terintegrasi, transparan, dan terukur.
Dalam pemaparannya, narasumber kegiatan, Ade Rahayu Wahidin, S.Pd., menjelaskan tiga fitur utama yang menjadi keunggulan SIPANTAS MANSAKA dalam mengawal kedisiplinan siswa:
Pemantauan Kehadiran Siswa: Menyajikan rekap presensi harian serta persentase kehadiran siswa secara akurat dan terpantau jelas.
Pelaporan dan Poin Pelanggaran: Memfasilitasi pencatatan temuan pelanggaran yang terintegrasi langsung dengan sistem poin kedisiplinan serta tahapan pembinaan berjenjang.
Pencatatan Izin Keluar: Melakukan pendataan sistematis bagi siswa yang keluar-masuk area madrasah selama jam pembelajaran berlangsung.

Ade Rahayu Wahidin menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi ini bertujuan untuk membangun ekosistem madrasah yang modern dan akuntabel. Ke depan, data yang terekam dalam SIPANTAS akan menjadi bahan evaluasi berkala bagi pihak madrasah dan orang tua murid dalam memantau perkembangan perilaku peserta didik.
“Bersama SIPANTAS, kita wujudkan siswa-siswi MAN 1 Majalengka yang semakin disiplin, berintegritas, dan berprestasi,” ungkap Ade Rahayu Wahidin di hadapan para peserta.
Melalui implementasi aplikasi SIPANTAS ini, diharapkan semangat kedisiplinan dan kesadaran tata tertib seluruh peserta didik MAN 1 Majalengka terus meningkat. Langkah inovatif ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan transformasi digital yang memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan dan layanan publik di lingkungan madrasah.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar