Berita Daerah KUA

Guna Hindari Perceraian dan Keluarga Tidak Harmonis, Penyuluh Agama Ligung Beri Penyuluhan Keluarga Sakinah

Ligung (KEMENAG) — Dalam upaya meningkatkan ketahanan keluarga sekaligus mencegah terjadinya perceraian dan ketidakharmonisan rumah tangga, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ligung, Kin-Kin Siti Sakinah, S.Kom.I., memberikan Bimbingan dan Penyuluhan Keagamaan kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Ar Rahman, Blok Kertajua, Desa Kertasari, Kecamatan Ligung, Senin (5/10/2026).

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Strategi Membangun Keluarga Sakinah”. Kin-Kin Siti Sakinah yang merupakan alumni STID Al Biruni Babakan Ciwaringin Cirebon menyampaikan pentingnya membangun keluarga yang dilandasi nilai-nilai agama, komunikasi yang baik, saling menghargai, serta kesediaan untuk menjalankan hak dan kewajiban masing-masing dalam kehidupan rumah tangga.

Dalam penyuluhannya, Kin-Kin menjelaskan bahwa keluarga sakinah tidak terbentuk secara otomatis setelah akad nikah, tetapi membutuhkan proses, komitmen, kesabaran, dan kerja sama antara suami dan istri.

Menurutnya, terdapat sejumlah strategi yang dapat diterapkan dalam membangun keluarga sakinah, di antaranya memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, membangun komunikasi yang terbuka dan santun, saling menghargai serta menghormati pasangan, menjalankan hak dan kewajiban secara seimbang, menyelesaikan persoalan dengan musyawarah, mengendalikan emosi, serta membangun kebiasaan beribadah bersama keluarga.

“Rumah tangga akan menjadi kuat apabila suami dan istri tidak hanya menuntut hak, tetapi juga memahami dan melaksanakan kewajibannya. Ketika terjadi persoalan, jangan mengedepankan emosi, tetapi selesaikan dengan komunikasi, kesabaran, dan musyawarah,” ujar Kin-Kin dalam penyuluhannya.

Supervisi Tiga KUA, Kasi Bimas Islam Majalengka Tekankan Profesionalisme dan Kepatuhan Regulasi

Ia juga mengingatkan jamaah agar menjadikan rumah sebagai tempat tumbuhnya ketenangan, kasih sayang, dan pendidikan bagi seluruh anggota keluarga. Menurutnya, ketahanan keluarga juga sangat dipengaruhi oleh kemampuan pasangan dalam mengelola ekonomi rumah tangga, mendidik anak, menjaga kepercayaan, serta menghindari berbagai perilaku yang dapat merusak keharmonisan keluarga.

Kepala KUA Ligung, H. Mahmud Ro’i, SEI., mengapresiasi kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan yang dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam di tengah masyarakat.

Menurutnya, kegiatan penyuluhan keluarga sakinah merupakan bagian penting dari upaya KUA dalam memberikan edukasi keagamaan kepada masyarakat, terutama dalam membangun keluarga yang kokoh dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan rumah tangga.

“Keluarga sakinah merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang harmonis. Karena itu, pembinaan keluarga tidak cukup hanya dilakukan ketika pasangan akan melaksanakan pernikahan, tetapi harus terus dilakukan setelah mereka menjalani kehidupan rumah tangga,” ungkap H. Mahmud.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus ditingkatkan dan dilakukan secara berkesinambungan oleh para Penyuluh Agama Islam melalui majelis taklim maupun berbagai kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

Kemenag Majalengka Himbau ASN Madrasah Tunaikan Zakat Profesi

“Harapan kami, para jamaah dapat menerapkan ilmu yang disampaikan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga keluarga-keluarga di Kecamatan Ligung semakin harmonis, saling menyayangi, mampu menyelesaikan persoalan dengan bijaksana, serta terhindar dari perselisihan yang dapat berujung pada perceraian,” harapnya.

Sementara itu, salah seorang jamaah Majelis Taklim Ar Rahman, Hajjah Uwas, menyambut baik kegiatan penyuluhan tersebut. Menurutnya, materi tentang keluarga sakinah sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari karena setiap keluarga memiliki tantangan dan persoalan masing-masing.

“Materinya sangat bermanfaat. Kami mendapatkan banyak pengetahuan tentang bagaimana menjaga keharmonisan rumah tangga, terutama dalam menghadapi perbedaan pendapat antara suami dan istri,” tutur Hajjah Uwas.

Ia berharap kegiatan pembinaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga para jamaah tidak hanya mendapatkan ilmu keagamaan, tetapi juga memperoleh bekal dalam membangun keluarga yang harmonis.

Kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan tersebut menjadi salah satu bentuk peran aktif Penyuluh Agama Islam KUA Ligung dalam memberikan edukasi keagamaan dan penguatan ketahanan keluarga di masyarakat. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan terwujud keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta mampu menjadi lingkungan terbaik bagi tumbuh kembang generasi penerus.

Buka Perkemahan, Kepala Kankemenag Majalengka: Kepramukaan Memiliki Peran Penting Dalam Membentuk Kepribadian

Kontributor: Maman Sulaeman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *