Ligung (KEMENAG) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ligung kembali menggelar Bimbingan Perkawinan (Binwin) Mandiri bagi Calon Pengantin (Catin) di Ruang Binwin KUA Ligung, Senin (5/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah krusial dalam memberikan bekal pengetahuan serta kesiapan mental dan spiritual bagi calon pasangan suami istri sebelum mengarungi kehidupan berumah tangga.
Peserta bimbingan kali ini adalah pasangan Nova Muhamad Ramadan, warga Desa Sukaraja Kulon, Kecamatan Jatiwangi, dan Anjeli Regina Suarno, warga Desa Cibogor, Kecamatan Ligung. Sebelum memasuki sesi materi, Penghulu Ahli Muda KUA Ligung, Indra Hadi Gunawan, S.Sos., terlebih dahulu melakukan verifikasi dan pemeriksaan kelengkapan berkas administrasi kedua calon pengantin guna memastikan seluruh persyaratan pelayanan pernikahan terpenuhi secara legal dan valid.
Materi bimbingan mengenai pembentukan dan pengelolaan keluarga sakinah disampaikan secara mendalam oleh Fasilitator Bimbingan Keluarga Sakinah KUA Ligung, Kin-Kin Siti Sakinah, S.Kom.I. Dalam paparannya, Kin-Kin menekankan pentingnya membangun komunikasi yang efektif antar pasangan, menyelaraskan visi masa depan, merencanakan kehidupan berumah tangga, hingga mengelola keuangan keluarga secara bijak.

“Pernikahan bukan hanya tentang menyatukan dua orang, tetapi juga menyatukan visi, membangun komunikasi, serta merencanakan masa depan keluarga bersama. Karena itu, calon pengantin perlu memiliki bekal yang cukup agar mampu menghadapi berbagai dinamika kehidupan rumah tangga,” tegas Kin-Kin.
Sisi menarik dalam pelaksanaan Binwin Mandiri ini datang dari calon pengantin pria, Nova Muhamad Ramadan, yang merupakan alumni Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan pernah bekerja di Jepang selama tiga tahun. Usai mengikuti seluruh rangkaian bimbingan, Nova menyampaikan apresiasi atas pembekalan yang diterimanya.
“Terima kasih kepada Bunda Kin-Kin atas nasihat dan materi yang telah diberikan. Bagi saya, materi ini sangat berguna sebagai bekal untuk membina keluarga ke depannya. Banyak hal yang sebelumnya belum saya pahami menjadi jauh lebih jelas setelah mengikuti bimbingan ini,” tutur Nova.

Menanggapi pelaksanaan kegiatan tersebut, Kepala KUA Kecamatan Ligung, H. Mahmud Ro’i, SEI., menyatakan bahwa Bimbingan Perkawinan merupakan bentuk ikhtiar nyata KUA Ligung dalam menghadirkan pelayanan publik yang berorientasi pada pembinaan ketahanan keluarga.
“Binwin ini sangat penting karena calon pengantin tidak hanya dipersiapkan secara administratif, tetapi juga diberikan pemahaman mendasar tentang bagaimana membangun keluarga yang sakinah, mengelola komunikasi, menyelesaikan dinamika konflik, serta merencanakan keuangan keluarga,” ujar H. Mahmud.
Lebih lanjut, H. Mahmud berharap ilmu dan pembekalan yang telah diperoleh dapat diimplementasikan secara nyata oleh pasangan calon pengantin dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap Nova dan Anjeli dapat membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah, saling memahami, saling menghargai, serta mampu menyelesaikan setiap persoalan dengan komunikasi yang baik. Semoga pernikahan mereka kelak menjadi keluarga yang harmonis, penuh keberkahan, dan membawa manfaat bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan komitmen KUA Kecamatan Ligung untuk terus mengoptimalkan pelayanan dan program pembinaan masyarakat secara berkelanjutan demi mewujudkan generasi keluarga yang berkualitas dan sejahtera.
Kontributor: Maman Sulaeman


Komentar
Mantap 😎
Materi bimbingan mengenai pembentukan dan pengelolaan keluarga sakinah