Berita Daerah MAN

Inovasi Pembelajaran, Siswa MAN 1 Majalengka Tentukan Konsep Redoks Lewat Teka-Teki Silang

Talaga (KEMENAG) — Suasana pembelajaran Kimia yang ceria, seru, dan penuh antusiasme mewarnai kegiatan belajar mengajar di ruang kelas XII.4 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka pada Senin (28/9/2026). Di bawah bimbingan guru mata pelajaran Kimia, Ira Irawati, S.Pd., para siswa diajak mendalami materi Redoks dan Elektrokimia melalui metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif, yakni penyelesaian soal berbasis Teka-Teki Silang (TTS).

Penggunaan media TTS ini dihadirkan untuk mengubah persepsi mata pelajaran Kimia yang kerap dianggap rumit dan tegang menjadi ajang belajar yang menyenangkan, interaktif, dan menantang.

Guru mata pelajaran Kimia MAN 1 Majalengka, Ira Irawati, S.Pd., menjelaskan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis TTS ini dirancang khusus untuk memperkuat penguasaan konsep dasar serta meningkatkan daya ingat siswa terhadap istilah-istilah teknis.

“Materi Redoks dan Elektrokimia memuat banyak konsep abstrak dan istilah ilmiah. Melalui media TTS, anak-anak dituntut untuk lebih teliti, berpikir kritis, serta mengulas kembali materi pelajaran secara menyenangkan. Alhamdulillah, siswa kelas XII.4 sangat antusias dan berpartisipasi aktif,” ungkap Ira di sela-sela kegiatan.

Metode inovatif ini terbukti memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi para peserta didik. Defryjal, salah seorang siswa kelas XII.4, mengaku merasakan dampak positif dan peningkatan motivasi belajar selama sesi berlangsung.

Buka Perkemahan, Kepala Kankemenag Majalengka: Kepramukaan Memiliki Peran Penting Dalam Membentuk Kepribadian

“Seru banget belajar Kimia menggunakan TTS. Materi Redoks yang biasanya terasa sulit jadi jauh lebih mudah diresapi dan diingat. Rasanya seperti bermain game sambil belajar, sehingga suasana kelas tidak tegang,” tutur Defryjal.

Senada dengan Defryjal, Zayna, siswi kelas XII.4 lainnya, menambahkan bahwa metode ini mampu mendorong interaksi yang lebih dinamis antarpeserta didik di dalam kelas.

“Awalnya kami mengira akan sulit, ternyata sangat asyik. Kami dituntut lebih teliti membaca soal dan jadi lebih cepat menghafal istilah-istilah Redoks maupun Elektrokimia. Belajar Kimia tidak lagi membosankan, justru membuat ketagihan,” kata Zayna penuh semangat.

Melalui penerapan inovasi pembelajaran yang secara berkelanjutan terus dikembangkan oleh para pendidik di lingkungan MAN 1 Majalengka, diharapkan siswa tidak hanya semakin mencintai pelajaran Kimia, tetapi juga mampu menguasai materi secara optimal, terukur, dan menyenangkan. Langkah kreatif ini senantiasa diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan mutu pendidik serta taraf layanan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani 

Kepala MTsN 3 Majalengka Ikuti Pendampingan Pemetaan Potensi Conflict of Interest

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *