Cigasong (KEMENAG) — Sebagai upaya memperkuat sinergi dan soliditas antar-elemen masyarakat serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cigasong mengikuti kegiatan Subuh Akbar. Kegiatan religius dan silaturahmi ini bertempat di Masjid Al Husna, Desa Kawunghilir, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, pada Jum’at (2/10/2026).
Kegiatan yang sarat akan nilai kebersamaan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di tingkat Kabupaten Majalengka dan Kecamatan Cigasong. Hadir langsung dalam kesempatan tersebut Kapolres Majalengka, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., didampingi Kapolsek Cigasong, AKP Sarjiyo, S.E., M.H., CPHR., serta Camat Cigasong, Oo Taopik, S.K.M., M.M. Turut menyambut pula Kepala Desa Kawunghilir, Hj. Yosa Novita, serta Penyuluh Agama Islam KUA Cigasong, Baban Ahmad Fuad, S.Sos.
Rangkaian acara Subuh Akbar diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Kawunghilir, Hj. Yosa Novita, yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran pimpinan daerah di tengah warganya. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Camat Cigasong, Oo Taopik, S.K.M., M.M., yang menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan keharmonisan sosial di wilayah Cigasong.

Acara inti diisi dengan pengarahan pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) oleh Kapolres Majalengka, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si. Dalam arahannya, Aldy mengajak seluruh jamaah dan elemen masyarakat untuk terus memperkuat ukhuwah islamiyah serta meningkatkan kewaspadaan dini demi terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan kondusif. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan doa khidmat yang dipimpin oleh Penyuluh KUA Cigasong, Baban Ahmad Fuad, S.Sos.
“Kegiatan ini bertujuan untuk membangun sinergi, kontribusi, dan soliditas yang kokoh antar-seluruh stakeholder serta elemen masyarakat dalam mengawal ketertiban dan nilai-nilai keagamaan di wilayah Cigasong,” ujar Oo Taofik.
Melalui kegiatan kolaboratif seperti ini, diharapkan terbangun komunikasi yang harmonis dan berkelanjutan antara pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh agama, dan masyarakat. Ke depan, langkah tindak lanjut yang direncanakan adalah mengintensifkan kegiatan keagamaan berbasis kewilayahan guna merawat kerukunan umat beragama.
Kementerian Agama Kabupaten Majalengka berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak positif yang nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan keagamaan serta memperkuat peran penyuluh agama sebagai perekat persatuan umat di tengah masyarakat.
Kontributor: Baban Ahmad Fuad


Komentar