Sindangwangi (KEMENAG) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sindangwangi mendampingi rapat penyusunan kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Sindangwangi Masa Bhakti 2026–2031 yang digelar di Pondok Pesantren Sabilul Mardliyyah, Kamis (1/10/2026). Pertemuan ini menjadi langkah strategis KUA dalam memperkuat sinergi ulama dan umara demi mengoptimalkan pelayanan keagamaan bagi masyarakat di wilayah Sindangwangi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus MUI periode sebelumnya, tokoh agama, serta pimpinan lembaga keagamaan setempat. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan serta arahan dari Kepala KUA Kecamatan Sindangwangi, Uli Romli, S.H.I. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pembentukan tim formatur dan penyusunan struktur kepengurusan baru yang dipimpin langsung oleh Ketua Terpilih MUI Sindangwangi, K. Ohim Abdurohim, S.Pd.I., hingga ditutup dengan doa bersama.
Dalam pengarahannya, Kepala KUA Kecamatan Sindangwangi menekankan pentingnya kolaborasi yang erat antara KUA dan MUI sebagai garda terdepan pembinaan umat di tingkat kecamatan.
“MUI merupakan mitra utama KUA dalam merawat kerukunan umat dan menjaga kualitas kehidupan beragama. Melalui susunan kepengurusan yang solid ini, kami berharap program-program keagamaan di Sindangwangi dapat berjalan lebih terarah, responsif, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Uli.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Terpilih MUI Kecamatan Sindangwangi, K. Ohim Abdurohim, S.Pd.I., menyampaikan komitmennya untuk merangkul seluruh potensi ulama di Sindangwangi demi kemaslahatan bersama.
“Amanah ini akan kami jalankan dengan mengedepankan kebersamaan. Kepengurusan baru ini mengombinasikan arahan kiai senior dan keahlian ulama muda, sehingga mampu menjawab berbagai tantangan keagamaan di tengah masyarakat,” ungkap Ohim.
Hasil musyawarah berhasil merumuskan susunan pengurus harian serta komisi kerja MUI Sindangwangi Masa Bhakti 2026–2031. Sebagai tindak lanjut, kepengurusan baru bersama KUA Sindangwangi akan segera merancang program prioritas, khususnya di bidang pembinaan akidah, pemberdayaan ekonomi umat, dan sosialisasi moderasi beragama.
Melalui pembentukan kepengurusan baru ini, diharapkan koordinasi antara KUA Sindangwangi dan MUI semakin kokoh, sehingga mampu menghadirkan pelayanan keagamaan yang semakin prima, ramah, dan berdampak positif bagi masyarakat Kabupaten Majalengka.
Kontributor : Muhammad Hasby Aziz


Komentar